Liputan6.com, Jakarta - Direktur PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) Moeljati Soetrisno melepas saham TOTL pada awal Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk merealisasikan keuntungan.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (7/8/2026), Direktur Total Bangun Persada Moeljati Soetrisno melepas 220.000 saham TOL pada 5 dan 6 Agustus 2026. Transaksi penjualan saham TOTL dilakukan sebanyak empat kali dengan nilai transaksi Rp 272,50 juta.
Advertisement
“Tujuan transaksi investasi/take profit, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Setelah transaksi penjualan saham TOTL, Moeljati memiliki 2,35 juta saham TOTL atau setara 0,069%. Sebelumnya, Moeljati mengenggam 2,57 juta saham TOTL atau setara 0,075%.
Berdasarkan data RTI, harga saham TOTL ditutup menguat 9,47% menjadi Rp 1.330 per saham. Harga saham TOTL dibuka naik lima poin menjadi Rp 1.220 per saham. Saham TOTL berada di level tertinggi Rp 1.330 dan terendah Rp 1.220 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.503 kali dengan volume perdagangan saham 2.503 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,1 miliar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,12% ke 6.343,71. Indeks saham LQ45 merosot 0,49% menjadi 630,85. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan. Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.388,20 dan level terendah 6.324,06. Sebanyak 337 saham melemah sehingga bebani IHSG. 265 saham menguat dan 192 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.676.466 kali dengan volume perdagangan 54,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,2 triliun.
Sektor Saham
Dari 11 sektor saham memerah, empat sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,43%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham industri bertambah 0,86%, sektor saham transportasi mendaki 0,59% dan sektor saham consumer siklika menguat 0,12%. Di sisi lain sektor saham basic melemah 0,22%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,28%, sektor saham kesehatan merosot 0,48%. Lalu sektor saham keuangan susut 0,24%, sektor saham properti merosot 0,70%, sektor saham teknologi turun 0,40%, sektor saham infrastruktur terpangkas 0,08%.
Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, saham COAL naik 9,52% menjadi Rp 23 per saham. Saham COAL dibuka naik dua poin menjadi Rp 23 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 21 per saham. Harga saham COAL berada di level tertinggi dan terendah Rp 23 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 354 kali dengan volume perdagangan saham 125.451 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 286,2 juta.
Sementara itu, harga saham UNVR merosot 2,17% menjadi Rp 1.805 per saham. Saham UNVR dibuka stagnan di Rp 1.845 per saham. Harga saham UNVR berada di level tertinggi Rp 1.845 dan terendah Rp 1.790 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 5.885 kali dengan volume perdagangan saham 194.461 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 35,1 miliar.
Harga saham PRDL melemah 2,03% menjadi Rp 290 per saham. Saham PRDL dibuka stagnan di Rp 296 per saham. Harga saham PRDL berada di level tertinggi Rp 296 dan terendah Rp 284 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 12.083 kali dengan volume perdagangan saham 656.001 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 19 miliar.
Harga saham IMPC naik 0,635 menjadi Rp 1.585 per saham. Saham IMPC dibuka turun lima poin menjadi Rp 1.570 per saham. Harga saham IMPC berada di level tertinggi Rp 1.610 dan terendah Rp 1.540 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.089 kali dengan volume perdagangan saham 130.076 saham. Nilai transaksi Rp 20,4 miliar.