Keseruan Sintya Marisca dan Roy Sungkono Bangun Chemistry di Serial My Chef in Crime

Roy Sungkono mengapresiasi dedikasi lawan mainnya , Sintya Marisca.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 06 Agustus 2026, 21:34 WIB
Konferensi pers My Chef in Crime. (M Altaf Jaguar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Membangun chemistry dalam sebuah serial bukan perkara mudah bagi Sintya Marisca dan Roy Sungkono. Tapi, keduanya memiliki cara yang santai dan penuh canda untuk menciptakan kedekatan selama proses syuting serial "My Chef in Crime".

Sintya Marisca bahkan sempat berkelakar soal media sosial lawas yang mereka pakai untuk saling mengenal. Roy pun langsung menyambut candaan tersebut dengan tawa sembari mengungkapkan bahwa mereka memang sangat mudah membangun komunikasi sejak awal.

"Kita follow-followan Friendster, hahaha. Nggak tahu, aku sama dia ngerasanya sangat mudah sih. Aku juga ngerasanya Sintya itu dari awal, dari awal kita reading, kan dia sibuk sekali ya, baru pulang dari luar kota," ujar Roy Sungkono di Kawasan Semanggi, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Roy, meski memiliki jadwal yang padat, Sintya selalu meluangkan waktu untuk mengikuti sesi reading. Ia mengapresiasi dedikasi lawan mainnya yang tetap hadir dalam setiap diskusi demi mendalami karakter dan cerita.

"Dedikasi dia dan rasa memiliki sama series ini menurut aku oke banget. Jadi dia selalu datang reading dan aku apresiasi banget. Kita selalu diskusi, mungkin yang bikin gampang karena kita sangat open diskusi skenarionya," jelas Roy.

 


Sintya Marisca Hadapi Adegan Laga

Sintya Marisca. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Selain menyuguhkan drama, My Chef in Crime juga dipenuhi adegan laga yang cukup menguras tenaga. Menurut Sintya, bagian tersebut menjadi tantangan selama menjalani proses syuting, karena membutuhkan stamina ekstra dan pengerjaan teknis yang cukup panjang.

"Adegan paling berat, menurut aku adegan action-nya sih. He-eh, menguras stamina sekali, terus waktu durasi syutingnya jadi lumayan agak panjang karena teknikal banget," kata Sintya.

Sementara itu, Roy mengungkap tantangan terbesarnya justru terletak pada penyampaian emosi karakter Rama. Pasalnya, ia harus menjaga perkembangan emosi sang tokoh agar terasa jujur dan konsisten dari awal hingga akhir cerita.


Perjalanan Emosi Rama

"Bagaimana aku bisa menyampaikan skenario ini secara jujur, enggak cuma dialog-dialog yang ada di dalam naskah. Itu menurut aku yang paling berat karena perjalanan Rama, perjalanan emosi Rama dari episode satu ke episode terakhir itu sangat intens," tutur Roy.

Serial "My Chef in Crime" sendiri terbilang unik karena menggabungkan elemen memasak dengan investigasi kriminal. Serial ini tayang secara ekslusif di Vision+ mulai 14 Agustus 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya