Kehilangan Trisno Jadi Pukulan Terberat, PAS Band Belum Tahu Arah Musik ke Depan

Sandy mengaku sangat terpukul dengan kepergian Trisno untuk selama-lamanya. Ia masih belum tahu bagaimana langkah PAS Band ke depannya...

oleh Wulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 05 Agustus 2026, 20:17 WIB
Sandy PAS Band Ungkap Rencana Pemakaman Trisno PAS Band © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - PAS Band dikenal sebagai grup musik yang selalu mengubah warna musik mereka di setiap album. Namun, kepergian Trisno sebagai bassist sekaligus salah satu pilar kreatif membuat Sandy merasa masa depan musik mereka masih menjadi tanda tanya.

Sandy menjelaskan bahwa arah musik PAS Band selalu mengikuti perasaan dan kondisi pribadi masing-masing personelnya. Tanpa kehadiran Trisno, mereka merasa ada sesuatu yang hilang dalam proses kreatif yang biasanya mereka jalani.

"Enggak tahu. Kalau akan seperti apa kita enggak tahu, karena ada Trisno aja kita selalu berubah-rubah," ujar Sandy PAS Band saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (3/8/2026).


Karya Lahir dari Situasi Nyata

Sandy PAS Band Menangis Saat Membahas Trisno PAS Band © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Selama ini, karya-karya PAS Band tercipta dari situasi nyata yang mereka alami, mulai dari masalah keuangan hingga urusan pribadi. Hal itulah yang menurut Sandy membuat musik mereka selalu disukai dan terasa jujur bagi para pendengar.

"Pas Band adalah sebuah band yang karya-karyanya dipengaruhi dengan situasi pribadi-pribadi personilnya. Lagi enggak punya duit, kusut. Tapi itu yang disukain orang," ungkap Sandy.


Beri Ruang Kehilangan Trisno

Sandy PAS Band Kenang Mendiang Trisno © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Meskipun saat ini para personel sudah memiliki beberapa ide di kepala, mereka memilih untuk tidak terburu-buru mengeksekusinya. Mereka ingin memberikan ruang bagi diri sendiri untuk merasakan duka atas kehilangan Trisno.

"Kita ngerasain kehilangan yang luar biasa gitu ya. Udah ada di kepala, mau bikin ini, mau bikin ini. Tapi ntar dulu deh, kita tulisnya nanti aja," ucapnya.

Sandy menegaskan bahwa mereka akan membiarkan segalanya mengalir secara alami tanpa paksaan. Baginya, karya yang bagus akan lahir saat mereka sudah benar-benar siap secara mental untuk kembali berkarya.

"Kalau nantinya akan jadi sebuah karya, biarlah ini mengalir sesuai izin Allah. Itu aja," tutup sang drummer.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya