Liputan6.com, Jakarta - Mohamed Salah akhirnya memiliki klub baru setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool lebih cepat dari jadwal. Penyerang Timnas Mesir itu resmi bergabung dengan Trabzonspor pada bursa transfer musim panas.
Trabzonspor berhasil memenangkan persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Salah. Besiktas dan klub Arab Saudi, Al Ittihad, sebelumnya juga berusaha merekrut mantan bintang Liverpool tersebut.
Advertisement
Kepastian transfer ini langsung mendapat sambutan hangat dari para pendukung Trabzonspor. Oleh karena itu, kedatangan Salah ke Turki menjadi salah satu perpindahan pemain yang paling menarik perhatian pada musim panas ini.
Mohamed Salah Sampaikan Pesan Pertama
Trabzonspor mengumumkan perekrutan Mohamed Salah melalui video resmi yang memperlihatkan sang pemain mengenakan seragam klub. Salah juga menyampaikan pesan singkat kepada para pendukung yang sudah menantikan kedatangannya.
"Trabzon, apakah kalian siap? Saya bisa mendengar kalian. Sampai jumpa dalam waktu dekat."
Salah juga mengakhiri video tersebut dengan sebuah kalimat singkat dalam bahasa Turki. Para pendukung Trabzonspor bahkan memadati Bandara Istanbul untuk menyambut kedatangan pemain berusia 34 tahun itu.
Tinggalkan Liverpool Lebih Cepat
Mohamed Salah berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya bersama Liverpool 12 bulan lebih awal. Keputusan itu diambil setelah musim yang mengecewakan di bawah asuhan Arne Slot.
Trabzonspor yang finis di posisi ketiga Liga Turki musim lalu berhasil meyakinkan Salah untuk bergabung. Apabila mampu melewati babak play-off, klub tersebut akan tampil di Liga Europa musim ini.
Jamie Carragher Terkejut dengan Pilihan Salah
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, mengaku tidak menduga Mohamed Salah akan memilih Trabzonspor sebagai pelabuhan berikutnya. Menurutnya, kualitas Salah masih layak untuk bermain di salah satu klub elite Eropa.
"Saya tidak pernah percaya dia akan pergi ke Arab Saudi. Pertama, dia terlalu bagus untuk itu dan saya pikir dia masih bisa bermain di Liga Italia."
"Bagi saya, Turki terasa satu tingkat di bawah. Saya yakin dia akan berakhir di AC Milan atau Juventus. Mungkin tuntutan gajinya menjadi masalah."
"Saya pikir dia adalah sosok seperti Cristiano Ronaldo. Dia sangat termotivasi dan statistik sangat berarti baginya. Saya merasa dia ingin bermain untuk klub yang benar-benar bergengsi."
"Jelas tuntutan gajinya mungkin membuat beberapa klub mundur. Namun, saya sempat berpikir dia akan menurunkan sedikit permintaannya demi bergabung dengan klub yang lebih besar."
"Pergi ke AC Milan atau Juventus, bermain di San Siro, tampil di kompetisi Eropa. Akan tetapi, saya merasa dia masih lebih baik daripada bermain di Turki."
Sumber: Daily and Sunday Express