Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto melontarkan ada beberapa mantan Jenderal yang hingga kini ditolak kedatangannya di Amerika Serikat. Penolakan itu lantaran para jenderal dianggap terlibat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada masa lampau.
Di antara 7 jenderal itu terselip nama Prabowo Subianto yang bersanding dengan Wiranto. Selain itu, peserta Konvensi partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo, Sjafri, dan Zacky Anwar Makarim juga mengalami penolakan.
Ketika dikonfirmasi hal tersebut, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto itu menanggapinya sangat santai. Menurutnya, kabar itu baru sebatas ucapan orang.
"Pak, tanggapan Bapak yang bilang ada 7 jenderal yang ditolak di Amerika?" tanya wartawan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2014).
"Kata siapa?" Jawab Prabowo santai.
"Hashim, Pak Prabowo," timpal wartawan. "Kan katanya," singkatnya sambil tersenyum.
Kemudian, mantan Danjen Kopassus ini juga mengklaim tak akan ada masalah terkait penolakan Amerika Serikat tersebut. Karena menurutnya, persoalan itu adalah masa lalu.
Prabowo juga menegaskan jika nanti dia terpilih menjadi Presiden Indonesia, hubungan Indonesia-Amerika tak akan terganggu dan terputus hanya dengan penolakan kedatangannya ke negeri Paman Sam itu.
"(Kerja sama) tidak akan terputus," tandas Prabowo. (Ali/Yus)
Di antara 7 jenderal itu terselip nama Prabowo Subianto yang bersanding dengan Wiranto. Selain itu, peserta Konvensi partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo, Sjafri, dan Zacky Anwar Makarim juga mengalami penolakan.
Ketika dikonfirmasi hal tersebut, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto itu menanggapinya sangat santai. Menurutnya, kabar itu baru sebatas ucapan orang.
"Pak, tanggapan Bapak yang bilang ada 7 jenderal yang ditolak di Amerika?" tanya wartawan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2014).
"Kata siapa?" Jawab Prabowo santai.
"Hashim, Pak Prabowo," timpal wartawan. "Kan katanya," singkatnya sambil tersenyum.
Kemudian, mantan Danjen Kopassus ini juga mengklaim tak akan ada masalah terkait penolakan Amerika Serikat tersebut. Karena menurutnya, persoalan itu adalah masa lalu.
Prabowo juga menegaskan jika nanti dia terpilih menjadi Presiden Indonesia, hubungan Indonesia-Amerika tak akan terganggu dan terputus hanya dengan penolakan kedatangannya ke negeri Paman Sam itu.
"(Kerja sama) tidak akan terputus," tandas Prabowo. (Ali/Yus)