Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali membuat resah warga Kota Bandar Lampung. Sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja R berwarna hijau raib dibawa kabur dua pelaku, yang salah satunya diduga menyamar menggunakan atribut ojek online (ojol).
Peristiwa itu terjadi di area parkir Hostel Imah Syariah, Jalan Paring, Gang Damai, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Advertisement
Aksi kedua pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat dua pria datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda BeAT bernomor polisi BE 2578 AWE. Salah seorang mengenakan atribut ojol, sementara rekannya membawa tas ransel.
Keduanya tampak berulang kali berusaha membobol beberapa sepeda motor yang terparkir. Setelah sempat gagal membuka tiga motor matik, mereka akhirnya membawa kabur Kawasaki Ninja R milik korban.
Kakak korban, Bunga, mengatakan motor tersebut sebelumnya dipakai adiknya untuk membeli sarapan bersama temannya. Sepulang dari luar, motor diparkir di barisan paling depan area parkir hostel.
"Motor adik saya diparkir di dalam Hostel Imah Syariah, tepat di barisan paling depan. Sebelumnya sempat dipakai keluar membeli sarapan, lalu setelah kembali diparkir di area parkir," kata Bunga, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, pelaku terlihat cukup lama berada di lokasi sebelum berhasil mencuri motor korban.
"Di video CCTV terlihat mereka datang berdua. Satu orang memakai atribut ojol, satunya lagi membawa tas ransel. Mereka sempat mencoba membobol sekitar tiga motor matik, tetapi tidak berhasil. Setelah itu mereka mencoba motor adik saya dan akhirnya membawanya kabur," tuturnya.
Lapor Polisi
Bunga menambahkan, motor yang hilang merupakan Kawasaki Ninja R berwarna hijau dengan velg hijau sehingga memiliki ciri khas yang cukup mudah dikenali.
Korban telah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Tanjung Senang. Keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan motor korban dapat ditemukan.
Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Edy Sabhara Purba, membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.
"Saat ini tim kami masih melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV sudah kami amankan sebagai barang bukti," kata Edy.