Direkrut Dewa United, Kiper Timnas Indonesia Ungkap Alasan Pilih Banten Warriors

Dewa United menggaet kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi, untuk musim 2026/2027. Ia memilih klub karena proyek jangka panjang dan faktor kedekatan keluarga.

oleh Hery KurniawanDiterbitkan 03 Agustus 2026, 16:35 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi, menangkap bola saat sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa, (18/2/2020). Untuk meningkatkan performa kiper, Shin Tae-yong menambah porsi waktu latihan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Dewa United resmi mengumumkan perekrutan penjaga gawang Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi, untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Kiper berlabel tim nasional itu menerima pinangan klub karena melihat keseriusan manajemen Banten Warriors membangun skuad melalui proyek jangka panjang.

Selain aspek profesional, kedekatan dengan keluarga turut jadi pertimbangan yang mendorongnya mengambil tantangan baru di Dewa United.


Proyek Jangka Panjang Jadi Penentu

Riyandi menegaskan keputusan itu lahir dari keyakinannya terhadap arah pembangunan tim yang tengah dijalankan Dewa United.

"Hal pertama yang membuat saya yakin adalah keseriusan Dewa United dalam membangun tim," ungkap Muhammad Riyandi.

Ia menyebut proyek jangka panjang yang diusung klub membuatnya tidak ragu menerima tawaran dan memulai babak baru dalam kariernya.

"Tidak hanya itu saja, bergabung dengan Dewa United juga membuat saya bisa lebih dekat dengan keluarga. Karena hampir sepuluh tahun terakhir saya bermain di luar wilayah Jabodetabek," tambahnya.


Tugas di Piala AFF 2026 dan Persaingan Kiper

Untuk sementara, eks kiper Persis Solo itu belum bisa bergabung dalam latihan tim. Ia saat ini menjadi bagian dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Di turnamen tersebut, Muhammad Riyandi mendapat peran sebagai penjaga gawang yang menjadi deputi bagi Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi.

Di level klub, Dewa United masih memiliki kiper berpengalaman Sonny Stevens sehingga kehadiran Riyandi menambah kompetisi internal di posisi penjaga gawang.

"Bagi saya, persaingan yang sehat justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri setiap hari," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya