Liputan6.com, Jakarta - Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, dikabarkan telah menyetujui kepindahan ke Juventus pada musim panas 2026. Pemain berusia 25 tahun itu menyatakan "ya" untuk bergabung dengan raksasa Serie A tersebut, menandakan keinginannya untuk meninggalkan Old Trafford.
Keputusan Zirkzee ini didorong oleh kesulitan untuk menjadi starter reguler di Manchester United sejak kedatangannya pada Juli 2024. Ia berharap dapat kembali menemukan performa terbaiknya di Liga Italia, tempat ia sebelumnya tampil gemilang bersama Bologna.
Advertisement
Sementara pelatih Juventus, Luciano Spalletti, disebut telah menyetujui prospek penambahan Zirkzee ke dalam skuadnya, negosiasi antara kedua klub diperkirakan akan berjalan alot. Manchester United berupaya mendapatkan kembali sebagian besar investasi awal mereka, sedangkan Juventus menghadapi kendala keuangan.
Perjalanan Zirkzee di Manchester United dan Keinginan Kembali ke Italia
Zirkzee, yang kini berusia 25 tahun, mengalami masa sulit di Manchester United. Sejak bergabung pada Juli 2024, ia hanya mencatatkan 9 gol dan 4 assist dari 71 penampilan di bawah beberapa manajer. Beberapa laporan lain menyebutkan 75 penampilan atau 5 gol di Premier League dari 56 pertandingan.
Pemain internasional Belanda ini dikabarkan tertarik untuk kembali ke Serie A, liga yang sudah dikenalnya dengan baik. Di Bologna, Zirkzee berhasil mencetak 11 gol di Serie A pada musim 2023–24, membantu klub tersebut meraih tiket Liga Champions. Ia merasa memahami liga, bahasa, dan cara untuk sukses di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Tantangan Negosiasi Antara Dua Raksasa Eropa
Manchester United dilaporkan terbuka untuk melepas Zirkzee setelah melalui diskusi internal mengenai masa depannya. Klub ingin memulihkan sebagian besar dari €42,5 juta atau sekitar £36,4 juta yang mereka bayarkan untuk Zirkzee pada tahun 2024.
Pada jendela transfer Januari 2026, United menolak tawaran pinjaman untuk Zirkzee, menegaskan bahwa mereka hanya akan mempertimbangkan penjualan langsung atau kesepakatan pinjaman dengan klausul pembelian wajib. Posisi tawar United cukup kuat mengingat kontrak Zirkzee masih berlaku hingga Juni 2029.
Di sisi lain, Juventus berencana mengupayakan kesepakatan pinjaman, kemungkinan dengan opsi pembelian, karena keterbatasan finansial. Klub-klub Italia umumnya enggan berkomitmen pada klausul pembelian wajib, yang berpotensi menyulitkan negosiasi. Direktur olahraga baru Juventus, Ricky Massara, disebut sebagai pendorong utama minat terhadap Zirkzee, setelah sebelumnya pernah mencoba memboyongnya ke AS Roma.