Alasan Timnas Indonesia Sulit Cetak Gol ke Gawang Timor Leste

Timnas Indonesia baru merobek gawang Timor Leste pada menit ke-74 pada laga Grup A Piala AFF 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 31 Juli 2026, 19:13 WIB
Gelandang timnas Indonesia Thom Haye rayakan gol ke gawang Timor Leste pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Jumat (31/7/2026). (X Timnas Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-0 pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Jumat (31/7/2026).

Meski meraih kemenangan meyakinkan, Garuda baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74 melalui Shayne Pattynama. Dua gol lainnya kemudian dicetak Thom Haye dan Mitchell Baker.

Lambatnya Indonesia mencetak gol tidak lepas dari sejumlah faktor. Pelatih John Herdman melakukan enam perubahan dalam susunan pemain inti dibandingkan pertandingan sebelumnya melawan Kamboja. Sebagian besar pergantian terjadi di lini belakang, tetapi rotasi tersebut turut memengaruhi keseimbangan permainan tim.

Alur serangan tidak seefektif laga sebelumnya sehingga Indonesia membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan ritme.


Mitchell Baker Masih Butuh Dipoles

Striker timnas Indonesia Mitchell Baker rayakan gol ke gawang Timor Leste pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Jumat (31/7/2026). (X Timnas Indonesia)

Di lini depan, Mitchell Baker kembali mendapat kepercayaan setelah tampil impresif dengan mencetak hattrick ke gawang Kamboja. Namun, penyerang berusia 19 tahun itu belum mampu mengulangi performa terbaiknya. Minimnya pengalaman terlihat ketika ia beberapa kali gagal memaksimalkan peluang, termasuk umpan-umpan matang yang diberikan Thom Haye.

Indonesia juga sebenarnya mendapat keuntungan setelah Timor Leste harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Jackson Fowler. Namun, keunggulan jumlah pemain tidak otomatis memudahkan Garuda.

Timor Leste memilih bertahan lebih rapat dan menumpuk pemain di area pertahanan sehingga ruang untuk membangun serangan semakin sempit. Kondisi tersebut justru membuat Indonesia kesulitan membongkar pertahanan lawan.


Frustasi Berujung Tekanan

Selain itu, kegagalan mencetak gol sejak awal pertandingan turut memengaruhi mental para pemain. Seiring waktu berjalan, tekanan untuk segera membuka keunggulan semakin besar. Permainan Indonesia pun sempat terlihat terburu-buru dan kurang lepas hingga akhirnya Shayne Pattynama memecahkan kebuntuan pada menit ke-74.

Setelah gol pertama tercipta, beban para pemain berkurang dan Indonesia mampu menambah dua gol lagi untuk memastikan kemenangan 3-0.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya