Siap-Siap HP Android Makin Mahal, Qualcomm Naikkan Harga Chipset Snapdragon

HP Android dipastikan akan mengalami kenaikan harga karena Qualcomm segera menaikkan harga chipset Snapdragon.

oleh IskandarDiterbitkan 31 Juli 2026, 16:42 WIB
Harga HP Android Murah (sumber: istockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Konsumen dan produsen HP Android tampaknya harus bersiap mengelus dada. Qualcomm, raksasa semikonduktor asal Amerika Serikat (AS), segera menaikkan harga jajaran chipset Snapdragon besutannya.

Langkah ini diprediksi kuat akan memicu gelombang kenaikan harga pada berbagai HP Android di pasaran dalam waktu dekat.

Menurut laporan Bloomberg, sebagaimana dikutip dari 9to5Google, Jumat (31/7/2026), Qualcomm telah mengimbau para mitranya yang mencakup mayoritas manufaktur HP Android global mengenai rencana penyesuaian harga tersebut.

Kenaikan harga ini akan mulai berlaku untuk setiap pengiriman chip yang dilakukan setelah 1 September 2026.

Qualcomm berdalih bahwa langkah tidak populer ini harus diambil karena perusahaan sudah tidak mampu lagi menyerap tingginya kenaikan biaya dari para pemasok komponen.

Meski rincian angka pastinya belum diumumkan secara terbuka, kondisi ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga chipset bisa menyentuh persentase double-digit atau belasan persen.

Bagi industri manufaktur smartphone yang beroperasi dengan anggaran komponen ketat dan margin tipis, kenaikan sebesar 10 persen saja sudah menjadi pukulan telak yang amat berat. 

Imbas 'Demam' AI Global

Lantas, apa yang membuat biaya produksi semikonduktor melonjak tajam? Jawabannya tak lepas dari pesatnya pertumbuhan industri kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Saat ini, ekspansi infrastruktur AI dan pembangunan pusat data (data center) skala besar secara global menyedot pasokan komponen elektronik secara masif.

Akibatnya, kapasitas produksi rantai pasok semikonduktor dan memori terdorong hingga ke batas maksimal, sehingga mendongkrak biaya produksi di seluruh ekosistem teknologi.

Dalam keterangannya, Qualcomm menyebutkan bahwa mereka sebenarnya telah berupaya mencari pemasok komponen alternatif untuk menekan biaya. Namun, langkah tersebut rupanya belum cukup kuat untuk membendung lonjakan harga bahan baku di tingkat global.

 

Tren Harga Chipset yang Terus Melambung

Kenaikan harga chipset Snapdragon sebenarnya bukanlah fenomena baru. Dalam beberapa tahun terakhir, Qualcomm konsisten menaikkan harga chip kelas atasnya.

Sebagai contoh, chipset flagship Snapdragon 8 Elite generasi terbaru dilaporkan mengalami lonjakan harga hingga 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Sadar akan dampak beban biaya yang kian meroket bagi mitra produsen HP, beredar rumor bahwa Qualcomm tengah menyiapkan varian yang lebih terjangkau dari chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen 5 mendatang. Langkah ini diharapkan dapat menjadi kompromi di tengah lonjakan harga komponen.

Kendati demikian, dengan diberlakukannya penyesuaian harga baru per September, para pecinta gadget diimbau untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga pada smartphone Android keluaran terbaru.

Bagi para produsen HP, pilihannya kini kian sempit: memangkas margin, mengorbankan spesifikasi, atau meneruskan kenaikan biaya tersebut langsung ke kantong konsumen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya