Liputan6.com, Jakarta - Pada hari pernikahan Arina dan Reno, Arina benar-benar syok saat melihat pria yang duduk di hadapan penghulu bukanlah Reno, melainkan Fico. Hari yang seharusnya menjadi momen paling membahagiakan dalam hidupnya seketika berubah menjadi mimpi buruk.
Di saat yang sama, Reno dan keluarganya mengalami kecelakaan misterius dalam perjalanan menuju lokasi pernikahan. Tanpa diketahui siapa pun, kecelakaan itu merupakan bagian dari rencana Baskara. Reno dan ibunya sengaja disembunyikan dalam kondisi kritis, sementara Mikha dibawa ke rumah sakit agar semuanya tampak seperti kecelakaan biasa.
Advertisement
Fico kemudian memperlihatkan kondisi Reno dan Intan yang berada di ambang kematian kepada Arina. Dengan kejam, ia menjadikan nyawa mereka sebagai alat untuk menekan Arina agar bersedia menikah dengannya. Demi menyelamatkan Reno dan ibunya, Arina akhirnya terpaksa mengorbankan cintanya.
Meski pernikahan telah berlangsung, Arina tidak menyerah begitu saja. Setelah mengetahui pengkhianatan Soraya yang tega menjualnya demi uang, Arina mencoba melarikan diri dari pesta pernikahan. Bersama Tiwi, ia berhasil kabur dan pergi ke rumah sakit untuk memastikan kondisi Reno dan Intan.
Di sana, Arina akhirnya bertemu Mikha yang juga terpukul melihat keluarganya terbaring dalam kondisi kritis. Mereka hanya bisa berdoa sambil menunggu jalannya operasi yang akan menentukan hidup dan mati Reno serta ibunya.
Namun, kebebasan Arina tidak berlangsung lama. Fico kembali datang dan memaksanya pergi. Dengan ancaman bahwa Baskara dapat menghentikan seluruh perawatan Reno dan Intan kapan saja, Fico membuat Arina tidak memiliki pilihan selain menuruti keinginannya.