Langkah Nana Bulungan Terhenti di Babak Top 37 Dangdut Academy 8

Nana Bulungan menjadi academia kedua yang tersenggol dari fase 37 besar, menyusul Revalina dari Palangka Raya yang lebih dulu gugur dari Grup 1.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 29 Juli 2026, 21:38 WIB
Nana Bulungan harus tersenggol dari Top 37 Dangdut Academy 8 - instagram.com/da8_nana

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Nana, kontestan asal Bulungan, Kalimantan Utara, di ajang Dangdut Academy 8 (DA8) harus terhenti. Guru sanggar tari tersebut tereliminasi dari babak Top 37 Grup 2 pada Senin, 27 Juli 2026. Hasil ini menjadikan Nana sebagai kontestan kedua yang tersenggol dari fase 37 besar, menyusul Revalina dari Palangka Raya yang lebih dulu gugur dari Grup 1.

Sebelumnya, Nana dikenal memiliki bakat menari yang memukau. Kemampuannya ini bahkan sempat menarik perhatian para juri saat audisi, di mana ia diminta untuk mengajari mereka menari.

Sejak awal, penampilannya di audisi dan babak selanjutnya selalu dinantikan. Ia berhasil melangkah jauh hingga ke babak utama kompetisi dangdut bergengsi tersebu


Perjalanan Awal di Panggung Audisi DA8

Langkah Nana di Dangdut Academy 8 dimulai dengan babak audisi yang tayang perdana pada 22 Juni 2026. Ia tampil dalam Audition Group 2 yang disiarkan sehari setelahnya, pada 23 Juni 2026.

Dalam penampilannya di grup tersebut, Nana membawakan dua lagu, yaitu "Egois" yang dipopulerkan oleh Lesti Kejora dan "Cinta Berpayungkan Bulan" dari Ayu Soraya. Penampilannya kala itu turut menampilkan Mila DA7 dan berhasil membuatnya mendapatkan Golden Ticket, yang menandakan kelolosannya ke babak berikutnya.

Setelah meraih Golden Ticket, Nana melanjutkan perjuangannya ke babak Final Audition yang dimulai pada 29 Juni 2026. Penampilannya yang mengesankan di Final Audition Group 2, di mana ia membawakan lagu "Secret Love", tidak hanya membuatnya lolos tetapi juga menarik perhatian khusus dari para juri.


Evaluasi Juri dan Persaingan Ketat di Top 37

Pada Konser Grup 2 Top 37, Nana Bulungan berada di posisi dua terbawah bersama Kira dari Bandung. Posisi ini diperoleh setelah perolehan dukungan dan penilaian dari dewan juri.

Dalam penampilan solonya, Nana mendapatkan banyak catatan dari para juri terkait penempatan improvisasi dan tempo. Ia sendiri mengakui merasa gugup dan kurang persiapan saat tampil di babak tersebut.

Sementara itu, kontestan lain dari Grup 2 menunjukkan performa yang kuat. Bhita dari Pangkalpinang berhasil mengamankan tiket lolos langsung ke babak berikutnya setelah membawakan lagu "Sudahlah" karya Iyeth Bustami dan memperoleh tiga standing ovation dari dewan juri. Kontestan lainnya seperti Cendi dari Maumere, Syafiq dari Nunukan, Sahwan dari Sampang, dan Kira dari Bandung juga berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah melewati masa penilaian akhir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya