Trent Alexander-Arnold Bikin Mourinho Terkesan, tetapi Satu Kelemahan Masih Terlihat

Trent Alexander-Arnold tampil impresif pada laga pramusim pertama Real Madrid. Namun, kelemahan bertahan kembali menjadi perhatian Jose Mourinho.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 Juli 2026, 17:57 WIB
Bek Real Madrid asal Inggris bernomor punggung 12, Trent Alexander-Arnold (kiri), menghadiri sesi latihan bersama AD Alcorcon di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, pinggiran kota Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Trent Alexander-Arnold langsung mencuri perhatian saat Real Madrid menjalani laga pramusim pertama di bawah asuhan Jose Mourinho. Bek kanan asal Inggris itu berkontribusi besar dalam kemenangan 4-1 atas Leganes, tetapi masih memperlihatkan kelemahan yang selama ini melekat pada permainannya.

Pertandingan yang semula direncanakan berlangsung tertutup itu akhirnya disiarkan Real Madrid TV pada babak pertama. Penampilan Trent Alexander-Arnold pun menjadi satu di antara bahan pembicaraan utama berkat kontribusi ofensif dan kesalahan bertahannya.

Hasil positif ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Real Madrid menjelang musim baru. Akan tetapi, Mourinho masih memiliki pekerjaan untuk memaksimalkan kualitas Trent Alexander-Arnold tanpa mengorbankan keseimbangan lini belakang.


Kontribusi Besar untuk Lini Serang

Bek Real Madrid asal Inggris #12, Trent Alexander-Arnold, terlihat dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan CA Osasuna di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada Rabu (20-8-2025) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Trent Alexander-Arnold tampil lebih segar setelah tidak memperkuat Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Kesempatan beristirahat itu terlihat dari performanya yang aktif membantu serangan sepanjang pertandingan.

Umpan panjang akuratnya dari area sendiri berhasil dimaksimalkan Gonzalo Garcia menjadi gol kedua Real Madrid. Pada babak kedua, tembakannya ditepis kiper sebelum disambar Franco Mastantuono menjadi gol.

Tidak berhenti sampai di situ, Trent Alexander-Arnold juga mengirim umpan silang yang berujung gol bunuh diri pemain Leganes. Kontribusi tersebut membuatnya terlibat dalam tiga dari empat gol Los Blancos.


Kelemahan Lama Kembali Terlihat

Bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, menunggu untuk masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan sepak bola fase liga Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 4 November 2025. (Paul ELLIS / AFP)

Di balik penampilan impresif itu, Trent Alexander-Arnold kembali mengalami kesulitan saat bertahan dalam situasi satu lawan satu. Naim Garcia berhasil melewatinya sebelum melepaskan tembakan keras yang memperkecil ketertinggalan Leganes menjadi 1-2.

Bek berusia 27 tahun itu sempat mencoba melakukan blok pada detik terakhir. Akan tetapi, upayanya gagal menghentikan bola yang meluncur ke gawang Andriy Lunin.


Dumfries Siap Memberi Persaingan

Ilustrasi Jose Mourinho, Real Madrid. (Foto by AI)

Persaingan di posisi bek kanan Real Madrid kini semakin ketat setelah kedatangan Denzel Dumfries. Pemain asal Belanda itu hadir untuk menambah kedalaman skuad setelah kepergian Dani Carvajal.

Mourinho memiliki banyak pilihan untuk menentukan pemain utama di sektor kanan pertahanan. Jika Trent Alexander-Arnold belum mampu memperbaiki aspek defensifnya, Dumfries berpeluang memperoleh kesempatan lebih besar.

Kualitas menyerang Trent Alexander-Arnold memang tidak perlu diragukan lagi. Namun, ia tetap harus membuktikan bahwa kontribusinya di lini depan mampu menutupi kelemahan saat bertahan agar terus mendapat kepercayaan dari Mourinho.

Sumber: Sports Illustrated

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya