Liputan6.com, Jakarta - Roberto Mancini resmi kembali menangani Timnas Italia, dengan Claudio Ranieri ditunjuk sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menggantikan Paolo Maldini. Pengumuman disampaikan Presiden FIGC Giovanni Malago, Selasa (28/7/2026) malam WIB.
Keputusan tersebut diambil setelah proses penunjukan Andrea Pirlo dibatalkan menyusul polemik statusnya sebagai duta merek Fonbet, perusahaan taruhan asal Rusia. Situasi internal federasi memanas dan pilihan akhirnya mengerucut pada nama Mancini.
Advertisement
Sebelum pembatalan itu, Pirlo disebut berada di posisi terdepan mengisi kursi pelatih Timnas Italia setelah Pep Guardiola menolak tawaran pekan lalu. Malago menghentikan proses pencalonan Pirlo pada akhir pekan, dan sehari berselang, Senin (27/7/2026), Maldini bersama penasihat Leonardo mengundurkan diri hanya 16 hari setelah menjabat.
Ranieri Diminta Konsultasi, Lalu Jadi Direktur Teknik
Malago menjelaskan bahwa sebelum menunjuk Mancini, ia lebih dulu berdiskusi dengan Claudio Ranieri untuk mendapatkan pandangan independen soal pelatih kepala.
"Saya membutuhkan seseorang untuk diajak berkonsultasi dalam menentukan pelatih kepala. Tanpa itu, pertimbangan saya tidak akan berarti apa-apa," ungkapnya.
"Saya juga membutuhkan seseorang untuk mengisi posisi direktur teknik sekaligus Presiden Club Italia."
"Orang yang saya ajak membahas keputusan-keputusan ini adalah Claudio Ranieri, yang beberapa menit lalu memastikan kesediaannya menjalankan tugas sebagai direktur teknik," imbuh Malago.
Polemik Fonbet Batalkan Pirlo
Malago menyebut sempat ada kesepakatan awal dengan Pirlo, namun perkembangan belakangan membuatnya menarik diri dari proses tersebut.
"Itu adalah keputusan yang saya ambil, dan perpisahan dengan Maldini berlangsung secara baik-baik," ujarnya.
"Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan menghentikan proses pemilihan Andrea Pirlo."
"Ia sebenarnya akan mengakhiri kontraknya dengan perusahaan tempat ia menjadi duta merek. Namun, karena berbagai alasan dan adanya peluang lain, saya merasa tidak nyaman melanjutkan proses tersebut," ucapnya.
"Baik saya maupun, tampaknya, direktur teknik tidak mengetahui adanya kontrak dengan perusahaan asal Rusia itu," ujar Malago.
Mancini Memulai Periode Kedua
Penunjukan ini menandai periode kedua Mancini di Timnas Italia. Pada masa pertama, ia mengantar Gli Azzurri menjuarai Euro 2020, tetapi gagal membawa tim lolos ke Piala Dunia 2022 sebelum mundur pada 2023 untuk melatih Timnas Arab Saudi.
"Permintaan maaf Roberto sangat penting," ujar Malago. "Itu menjadi prasyarat untuk konferensi pers besok."
"Jelas bahwa semua pertimbangan yang memungkinkan telah dilakukan," imbuh Malago.
Sebelum kembali ke kursi pelatih Timnas Italia, pekerjaan terakhir Mancini adalah menangani klub Qatar, Al Sadd.