Liputan6.com, Jakarta - Mitchell Lee Baker langsung mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia setelah mencetak tiga gol pada pertandingan debutnya bersama Tim Nasional Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun ini mengukir hattrick saat skuad Garuda menaklukkan Kamboja dengan skor 5-1 dalam laga Kejuaraan ASEAN 2026 atau Piala AFF 2026.
Yang luar biasa, ,omen gemilang ini terjadi hanya dua minggu setelah Baker resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Advertisement
Lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006, Mitchell Lee Baker kini menjadi amunisi baru di lini serang Timnas Indonesia. Dengan tinggi mencapai 196 sentimeter, ia berposisi sebagai penyerang tengah.
Kiprahnya bersama Timnas Indonesia menjadi sorotan, terutama mengingat ia memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Maureen Lee Baker. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta pada 19 Januari 1937, sementara neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang, Jawa Tengah, lahir pada 27 Mei 1940.
Debut Sensasional di Piala AFF 2026
Debut internasional senior Mitchell Baker terjadi pada 27 Juli 2026, dalam pertandingan pembuka Piala AFF 2026 melawan Kamboja. Ia langsung membuka keunggulan Timnas Indonesia pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan dari Thom Haye.
Tidak berhenti di situ, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-15, kali ini melalui umpan silang dari Eliano Reijnders. Gol ketiganya tercipta pada menit ke-56, melengkapi hattrick yang mengantarkan Indonesia meraih kemenangan telak 5-1.
Performa impresif Baker membuatnya ditarik keluar pada menit ke-58 dan digantikan oleh Jens Raven. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan kepuasannya atas penampilan Baker dan hasil pertandingan tersebut.
Jejak Keturunan dan Proses Naturalisasi
Mitchell Baker resmi menjadi WNI melalui proses naturalisasi pada 13 Juli 2026. Proses ini didasari oleh garis keturunan Indonesia yang dimilikinya.
Ia mengambil sumpah setia di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) di bawah Kementerian Hukum yang berlokasi di Jakarta Selatan. Dalam upacara tersebut, Baker secara resmi melepaskan kewarganegaraan Australianya untuk menjadi warga negara Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, turut hadir dalam upacara naturalisasi tersebut. Kehadiran Baker sebagai pemain naturalisasi sejalan dengan strategi pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.