Liputan6.com, Jakarta - Sembilan Ilmu Squad masuk ke Avalon. Mohan dan Raisa berada di barisan depan. Para penghuni kampus ikut menoleh ke arah mereka.
Di meja penyambutan, Niskala—dengan senyum manis yang tak luntur—menyapa para mahasiswa baru. Billy dan Jasper yang berdiri di depan mejanya ikut menoleh.
Advertisement
Salvatore menghampiri mereka dengan sikap ramah. Kimmy, Jihan, dan Renata masih berdiri mendampinginya.
Salvatore memperkenalkan diri. Mohan mengulurkan tangan, dan Salvatore menyambutnya. Tatapan Salvatore kemudian beralih ke Raisa. Raisa ikut mengulurkan tangan. Salvatore menyambutnya, tetapi bukan dengan jabat tangan biasa. Ia mengangkat tangan Raisa, lalu mengecup punggung tangannya.
Mohan refleks melangkah maju. Namun, Harry buru-buru menahan lengannya pelan, memberi isyarat agar Mohan tetap tenang dan tidak terpancing.
Salvatore (dalam hati): Raja yang paling gampang dijatuhin... adalah yang paling kencang jagain ratunya.
Renata langsung menyalami Mohan.
Renata: "Mohan, gue Renata. Gue lihat campaign MADLOVE!"
Raisa langsung menyambar.
Raisa: "MADLOVE kita berdua!"
Di sudut yang sepi, jauh dari keramaian, Savanna menyendiri. Renzo menghampiri dengan santai, meletakkan dua kaleng minuman di dekatnya, lalu duduk tanpa bertanya apa pun.
Renzo: "Angkatan tahun ini... bukan angkatan biasa."