Aroma Jepang Terasa di Kamboja, Timnas Indonesia Patut Waspada

Kamboja datang ke Piala AFF 2026 dengan sentuhan Jepang dan pemain naturalisasi.

oleh Vincentius AtmajaDiterbitkan 27 Juli 2026, 11:00 WIB
Timnas Kamboja. (Bola.com/Facebook Federasi Sepak Bola Kamboja).

Liputan6.com, Bogor - Timnas Indonesia membuka kiprahnya di Piala AFF 2026 menghadapi Kamboja pada laga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB.

Partai ini menjadi laga perdana bagi Indonesia, sedangkan Kamboja tiba dengan modal kekalahan 1-2 dari Singapura di kandang sendiri tiga hari sebelumnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kamboja menunjukkan peningkatan dengan corak permainan yang lekat dengan pengaruh sepak bola Jepang. Tim tersebut dipimpin pelatih asal Jepang, Koji Gyotoku, dalam dua tahun terakhir.


Sentuhan Jepang Dalam Laju Kamboja

Timnas Kamboja. (Bola.com/Facebook Federasi Sepak Bola Kamboja).

Menjelang duel kontra Indonesia, Koji Gyotoku menjelaskan perkembangan timnya dalam sesi konferensi pers. Ia menyoroti kuatnya kultur Jepang yang ikut membentuk cara bermain Kamboja.

Jejak pengaruh ini diawali dari peran Keisuke Honda yang pernah menjabat sebagai manajer umum atau manajer kepala Timnas Kamboja untuk mengubah sistem permainan dan mentalitas tim. Estafet itu kini berada di tangan Gyotoku.

"Kini kami juga memiliki lebih banyak pemain yang berkarier di Jepang. Hal tersebut sangat menggembirakan karena perkembangan individu para pemain turut mendorong kemajuan tim secara keseluruhan," tutur Koji Gyotoku.

"Harapannya, perpaduan antara filosofi sepak bola Jepang dan karakter sepak bola Kamboja dapat terus membawa tim menjadi lebih baik," tegas pelatih 61 tahun.


Jejak Karier Koji Gyotoku

Karier kepelatihan Koji Gyotoku dimulai di Jepang bersama Shimizu S-Pulse pada 2003–2008, dengan beberapa peran berbeda di klub tersebut.

Ia kemudian dipercaya menukangi Timnas Bhutan pada 2008–2010, berlanjut ke Omiya Ardija pada 2010–2011, dan FC Gifu pada 2012–2013.

Pada 2016–2018, Gyotoku bertugas di Timnas Nepal. Sejak 2019, ia fokus membantu pengembangan sepak bola Kamboja, mula-mula memegang skuad U-21, lalu sempat menangani U-17 dan U-23. Pada 2024, ia menjadi caretaker Timnas Kamboja senior sebelum dipertahankan sebagai pelatih tetap pada 2025.


Amunisi Naturalisasi Di Skuad Kamboja

Kamboja kini mengandalkan beberapa pemain naturalisasi, termasuk tiga nama asal Jepang yang sudah menjadi bagian penting skuad.

Yudai Ogawa, gelandang yang kerap menjadi pilar Angkor Warriors, masuk dalam kelompok tersebut. Ada pula Hikaru Mizuno, yang resmi mendapatkan kewarganegaraan Kamboja untuk memperkuat lini tengah.

Nama lain adalah Takaki Ose, gelandang berpengalaman yang lebih dulu berkiprah di kompetisi domestik Kamboja sebelum menembus tim nasional.

Selain itu, Kamboja juga memiliki pemain naturalisasi lain seperti Alisher Mirzaev dari Uzbekistan, Iago Bento dari Brasil, serta Abdel Kader Coulibaly asal Pantai Gading.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya