Desta Jalani Operasi Usai Cedera Mata Saat Padel

Desta Mahendra menjalani operasi mata kiri setelah terkena bola padel pada turnamen FIP Jakarta, 10 Juli 2026. Ia sempat buta sementara akibat pendarahan.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 23 Juli 2026, 17:26 WIB
Desta di acara Tiba Tiba Tenis tahun 2025 lalu - © KapanLagi.com/Budy Santoso

Liputan6.com, Jakarta - Presenter dan musisi Desta Mahendra mengalami cedera mata serius saat berkompetisi dalam turnamen padel bergengsi FIP Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026. Insiden tersebut mengharuskannya menjalani operasi penyedotan darah pada lensa mata kiri setelah penglihatannya sempat hilang dan berubah menjadi abu-abu. Cedera ini terjadi ketika Desta berpartisipasi dalam ajang Cupra FIP Tour 2026.

Setelah kejadian, Desta segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Meskipun penglihatannya belum pulih sepenuhnya dua jam pascakejadian, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit spesialis mata untuk penanganan lebih lanjut. Desta mengakui bahwa insiden ini murni kesalahannya sendiri akibat terlalu lama mengamati arah bola tanpa memperhatikan pergerakan rekannya di lapangan.

Menurut Desta, pemain yang berada di posisi depan seharusnya hanya melihat sedikit arah bola saat di-lob, lalu segera kembali fokus ke lawan atau mengambil posisi menunduk/jongkok. Ia terlalu penasaran dan menunggu apakah bola akan memantul atau rekannya akan melakukan lob lagi, sehingga tidak siap saat bola datang.


Kronologi Insiden di Lapangan Padel

Cedera mata Desta bermula saat ia melakoni pertandingan padel berpasangan dengan Panji Setiawan. Dalam pertandingan tersebut, mereka berhadapan dengan lawan bernama Giorgio dan Jose. Desta menjelaskan bahwa insiden terjadi setelah ia melakukan servis, yang kemudian dikembalikan lurus oleh Giorgio.

Panji Setiawan merespons dengan melakukan backhand volley, namun Jose kemudian melakukan lob. Panji kemudian melompat untuk melakukan pukulan vibora yang seharusnya mengarah ke backhand Jose. Namun, bola tersebut justru mengenai mata kiri Desta. Desta menegaskan bahwa insiden ini bukan kesalahan Panji, melainkan murni kelalaiannya sendiri.


Penanganan Medis dan Proses Pemulihan Mata Desta

Setelah insiden, Desta segera menerima penanganan medis. Pemeriksaan detail di rumah sakit spesialis mata menunjukkan bahwa retina, kornea, dan saraf mata Desta dalam kondisi aman. Namun, ia mengalami trauma benturan dan pendarahan yang cukup lebar pada lensa mata kirinya, yang menghalangi penglihatan.

Sebagai penanganan awal, Desta diberikan bandage contact lens dan antibiotik tetes mata. Karena pendarahan yang parah dan mengganggu penglihatan, Desta harus menjalani operasi penyedotan darah pada lensa mata kirinya untuk membersihkan darah beku. Operasi tersebut berjalan lancar, dan Desta sudah siuman dari bius total.

Lanjut Baca:

Kondisi penglihatan Desta berangsur membaik pasca-operasi, meskipun masih ada sedikit pandangan yang buram. Dokter memprediksi penglihatannya akan kembali normal setelah pendarahan sembuh sepenuhnya. Desta menyampaikan rasa syukurnya atas pemulihan yang terjadi dan berterima kasih atas doa serta kesigapan Pengurus Besar Padel Indonesia (PB Padel Indonesia) dalam memberikan penanganan medis yang profesional.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya