Amanda Manopo Ungkap Motif Mantan Karyawannya Lakukan Teror hingga Diduga Gunakan Guna-guna

Amanda Manopo menduga tindakan tersebut diduga berkaitan dengan hubungan asmaranya dengan sang suami di masa lalu.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 22 Juli 2026, 23:16 WIB
Amanda Manopo mengungkap bagaimana mantan karyawannya lakukan penggelapan dana & teror kepada dirinya - © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Amanda Manopo membeberkan dugaan motif di balik tindakan mantan karyawannya yang diduga melakukan penggelapan dana sekaligus teror terhadap dirinya.

Menurut Amanda, tindakan tersebut diduga berkaitan dengan hubungan asmaranya dengan sang suami di masa lalu. Ia menyebut karyawannya itu sempat berusaha memisahkan hubungannya.

"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin. Dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan," ungkap Amanda di Polres Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Amanda bahkan menduga tindakan meletakkan tanah kuburan di rumahnya merupakan upaya untuk mencelakainya.

"Kalau misalkan saya cari tahu, kayak tanah kuburan menurut saya itu kayak mau mencelakai," katanya.


Dugaan Praktik Supranatural

Ia mengaku tak habis pikir mengapa sosok tersebut sampai dipercaya memegang dana perusahaan dalam jumlah besar, dan menduga hal itu berkaitan dengan praktik supranatural yang dilakukan terhadapnya.

"Ya mungkin karena didukunin kali ya? Ya kita juga nggak tahu, kita nggak tahu mungkin setelah ternyata udah makin jauh dianya, mungkin karena ada suami saya, akhirnya mungkin jadinya kebuka semua," ujarnya.


Amanda Manopo Mengaku Tak Pernah Berbuat Salah

Amanda menegaskan, dirinya tidak pernah berbuat salah kepada karyawan tersebut sehingga tak paham betul alasan di balik seluruh tindakan yang diterimanya.

"Tidak pernah. Saya tidak pernah berbuat jahat, saya sama sekali tidak melakukan hal-hal yang aneh sih terhadap beliau," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya