Liputan6.com, Jakarta - Gavi angkat suara soal keributan dengan Leandro Paredes yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026. Gelandang Barcelona dan Timnas Spanyol itu menilai tidak perlu ada skorsing tambahan untuk gelandang Argentina tersebut.
Laga puncak yang dimenangi Spanyol 1-0 atas Argentina itu menutup penantian 16 tahun La Furia Roja untuk kembali menjadi juara dunia. Namun euforia sempat terusik oleh insiden adu mulut di lapangan sesaat setelah peluit panjang.
Advertisement
Gavi menjelaskan dirinya berusaha menenangkan situasi ketika Eric Garcia terlibat ketegangan dengan pemain Argentina. Pandangannya mengenai penanganan insiden tersebut disampaikan dalam wawancara yang dikutip Mundo Deportivo.
Gavi Pilih Redam, Tak Dukung Skors Paredes
Dalam penjelasannya, Gavi menolak desakan agar Paredes dijatuhi sanksi lanjutan. Ia mengakui insiden itu bukan contoh yang baik, tetapi menilai keputusan disiplin semestinya diambil saat pertandingan berlangsung.
Ia menekankan kehadirannya di tengah keributan adalah untuk meredakan suasana, bukan menambah ketegangan. Fokusnya tertuju pada situasi yang melibatkan Eric Garcia sebelum akhirnya meluas dan menyita perhatian banyak pihak.
Pernyataan Gavi tersebut menunjukkan keinginannya agar perkara di lapangan diselesaikan tuntas pada momen pertandingan, tanpa diperpanjang menjadi polemik setelah laga usai.
FIFA Batalkan Kartu Merah Paredes
Kontroversi berkembang setelah FIFA meninjau kembali kejadian pascalaga. Usai evaluasi, badan sepak bola dunia itu memutuskan membatalkan kartu merah yang sebelumnya diberikan kepada Paredes akibat keterlibatannya dalam bentrokan antarpemain.
Keputusan tersebut menghentikan spekulasi mengenai kemungkinan sanksi tambahan bagi gelandang Argentina itu. Penilaian ulang dilakukan atas insiden yang terjadi setelah pertandingan selesai, bukan saat bola masih bergulir.
Keributan sendiri meletup beberapa saat setelah Spanyol memastikan gelar juara dan mengangkat trofi. Dari momen itulah kartu merah sempat diberikan, sebelum akhirnya dibatalkan oleh FIFA.
Adu Mulut Usai Laga dan Sikap Kedua Tim
Gavi ikut berada di tengah kejadian ketika ia mencoba melerai perselisihan yang melibatkan Eric Garcia. Situasi kemudian berkembang menjadi adu mulut yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua kesebelasan.
Meski sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar, baik kubu Spanyol maupun Argentina tampaknya tidak berniat memperpanjang insiden tersebut. Para pemain kini diarahkan untuk kembali ke agenda klub dan tim nasional masing-masing.
"Tidak, sejujurnya saya tidak berpikir mereka harus diskors. Saya mengerti itu bukan contoh yang baik bagi anak-anak, tetapi ada sisi sepak bola yang memang lebih keras. Mungkin yang paling tepat adalah mengusirnya saat pertandingan berlangsung dan selesai sampai di situ. Pada akhirnya, saya pikir itu bagian dari sepak bola," ujar Gavi.