Bek Argentina Diduga Sandiwara agar Enzo Fernandez Tidak Dihukum Kartu Merah

Enzo Fernandez mendapat kartu kuning kedua pada final Piala Dunia 2026 akibat menjegal Pau Cubarsi.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 21 Juli 2026, 22:04 WIB
Bek Argentina Nicolas Tagliafico diduga bersandiwara pada final Piala Dunia 2026. (AP Photo/Abbie Parr)

Liputan6.com, Jakarta - Reputasi Argentina makin tercoreng akibat perilaku pemain pada final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Terlihat salah satu personel diduga coba mengubah keputusan wasit mengusir Enzo Fernandez.

La Albiceleste kehilangan Fernandez yang menerima kartu kuning kedua setelah menjegal Pau Cubarsi jelang berakhirnya waktu normal. Namun, dalam video yang beredar di media sosial, bek Nicolas Tagliafico tampak berusaha membatalkan hukuman tersebut.

Melihat rekannya dalam bahaya hukuman pengadil laga, pemain Olympique Lyon itu mengerang kesakitan dan terjatuh tidak lama setelah Fernandez menekel Cubarsi.

Lionel Messi kemudian menghampiri wasit Slavko Vincic dan menunjuk Tagliafico, memintanya melihat tayangan ulang untuk memeriksa insiden sebelumnya sehingga Fernandez tidak jadi dihukum. 

Namun, Vincic dan video assistant referee tidak melihat adanya pelanggaran dan tetap pada keputusan awal. Bermain 10 orang, Argentina akhirnya tumbang 0-1 akibat gol Ferran Torres pada tambahan waktu.


Daftar Perilaku Tak Pantas Argentina

Pemain Spanyol Gavi (kiri) terjatuh saat terlibat keributan dengan pemain Argentina Leandro Paredes (5) dan Thiago Almada usai laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Ulah pemain Argentina sebelumnya sudah disorot. Bek Argentina Nahuel Molina tertangkap kamera memukul gelandang Spanyol Rodri.

Sementara gelandang Argentina Leandro Paredes mencekik bek Spanyol Eric Garcia. Bersama Thiago Almada, Paredes lalu mengeroyok penggawa La Roja Gavi.

Pada seremoni juara, mayoritas pemain Argentina lalu membelakangi Spanyol sehingga melawan tradisi. AS melaporkan, hanya ada satu pemain Argentina yang melihat momen tersebut yakni Jose Manuel Lopez.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya