Lionel Scaloni Beri Sinyal Mundur dari Timnas Argentina

Lionel Scaloni memberi kode bahwa ia tidak lagi lanjut dengan Timnas Argentina.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 21 Juli 2026, 11:45 WIB
Pelatih kepala Timnas Argentina, Lionel Scaloni, bereaksi saat upacara penyerahan trofi di akhir pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 20 Juli 2026. (Odd ANDERSEN/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kisah Lionel Scaloni dan Timnas Argentina nampaknya akan segera berakhir. Sang pelatih memberikan sinyal kuat bahwa dirinya kemungkinan besar akan meninggalkan posisi sebagai pelatih La Albiceleste setelah kontraknya berakhir.

Scaloni pertama kali kali menangani Timnas Argentian di tahun 2018 silam. Ia pada saat itu menjadi caretaker La Albiceleste usai Jorge Sampaoli mengundurkan diri dari jabatannya usai Argentina gagal di Piala Dunia 2018.

Setelah itu, Scaloni diangkat jadi pelatih permanen Argentina. Ia berhasil membawa Timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar silam. Namun sayang sang pelatih gagal membawa La Albiceleste meraih kemenangan back to back usai mereka dikalahkan oleh Spanyol di final dengan skor 1-0.

Kontrak Scaloni bersama La Albiceleste akan berakhir di bulan Desember nanti. Namun sang pelatih mengisyaratkan ia tidak akan memperpanjang kontraknya bersama Argentina dan mundur dari kursi pelatih Tim Tango.

Simak informasi selengkapnya di bawah ini.


Indikasikan Mundur dari Timnas Argentina

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente (kanan), dan pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni (kiri), saling berpelukan dalam sebuah acara bersama suporter di Javits Center, New York, pada 17 Juli 2026, dua hari sebelum pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina. (JUAN MABROMATA / AFP)

Scaloni mengatakan dirinya masih akan menjalankan kontrak hingga Desember. Setelah itu, ia akan mengambil waktu untuk memikirkan langkah selanjutnya, karena ia merasa bertanggung jawab atas kegagalan Timnas Argentina jadi juara di Piala Dunia 2026 kemarin. 

"Saya pantas mengambil waktu untuk memutuskan apa yang akan saya lakukan. Saya akan memenuhi kontrak hingga Desember, lalu memikirkan apa yang harus dilakukan."

"Saya akan terus menjadi pelatih Argentina hingga Desember... kemudian kemungkinan besar saya akan berhenti."


Chemistry Sudah Hilang

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, dalam pertandingan melawan Aljazair di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). (AP Photo/Charlie Riedel)

Salah satu alasan yang membuat Scaloni merasa berat untuk melanjutkan pekerjaannya adalah kemungkinan berakhirnya sebuah generasi luar biasa di Timnas Argentina. Menurutnya, sangat sulit bagi sebuah kelompok dengan kualitas dan ikatan sekuat skuad saat ini untuk kembali terbentuk.

Ia mengakui bahwa dirinya bakal sulit untuk membangun tim Argentina yang kuat seperti generasi emas yang ia pimpin saat ini. Sehingga daripada merusak citra Argentina, ia lebih memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

"Sangat kecil kemungkinan kelompok luar biasa seperti ini akan kembali terbentuk. Dan hal itu sangat menyakitkan bagi saya."

Sumber: Fabrizio Romano

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya