Pisah dengan Partai Buruh, ORI Fokus Jalankan Program Kerakyatan

Fokus utama organisasi saat ini adalah menjalankan program-program kerakyatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 18 Juli 2025, 09:16 WIB
Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) meresmikan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (17/6) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) meresmikan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (17/7).

Peresmian ini menjadi langkah awal ORI untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memperluas berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

ORI didirikan pada 2015 oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

Organisasi ini merupakan sayap politik KSPSI AGN yang juga menjadi salah satu inisiator pendirian Partai Buruh. Namun, belum lama ini ORI memutuskan berpisah dengan Partai Buruh.

Presiden KSPSI sekaligus Pendiri ORI, Andi Gani Nena Wea, mengatakan keputusan tersebut diambil secara baik-baik karena adanya perbedaan pandangan yang tidak lagi dapat dipertemukan.

Menurut Andi Gani, perpisahan itu dilakukan secara baik-baik.

"ORI tetap menjadi saluran politik bagi anggota KSPSI AGN. Namun, KSPSI AGN sendiri harus tetap independen, fokus pada perjuangan buruh, dan tidak terikat dengan kepentingan politik praktis," kata Andi Gani.

Andi Gani menegaskan ORI tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun karena organisasi tersebut terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat pengabdian kepada rakyat.

Andi Gani memastikan ORI tidak hanya diisi oleh aktivis buruh, tetapi juga aktivis HAM, advokat, purnawirawan TNI dan Polri, aktivis pemuda, mahasiswa, petani, hingga berbagai unsur masyarakat lainnya.

"Kami ingin menjadi wadah perjuangan yang inklusif dan berpihak kepada kepentingan rakyat," tegas Andi Gani, Sabtu (18/7).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ORI Ferri Nuzarli mengatakan fokus utama organisasi saat ini adalah menjalankan program-program kerakyatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam waktu dekat, ORI akan menyalurkan bantuan air bersih dan membangun sumur bor di tiga desa di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penyerahan bantuan akan dilakukan langsung oleh Sekjen ORI Ferri Nuzarli bersama Ketua DPD ORI Gunungkidul, Irsyad.

Ferri memastikan program ORI harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan turun langsung membantu warga.

"Misalnya, pembangunan sumur bor, distribusi air bersih, fogging untuk pencegahan demam berdarah, bantuan bibit tanaman bagi petani, hingga program bimbingan belajar untuk para pelajar," tuturnya.

Menurut Ferri, kepengurusan ORI kini telah terbentuk di seluruh Indonesia. Dengan jaringan tersebut, ORI menargetkan semakin banyak program sosial yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.

"Kami berharap keberadaan ORI dapat menjadi mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah. Semangat kami sederhana, yakni bekerja nyata dan menghadirkan manfaat langsung bagi rakyat Indonesia," ucapnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya