Liputan6.com, Jakarta - Google melakukan perombakan besar-besaran pada salah satu produk kecerdasan buatan (AI) andalannya. NotebookLM, yang awalnya dirilis sebagai proyek eksperimen kecil di Google Labs pada 2023, kini resmi berganti nama menjadi Gemini Notebook.
Diwartakan GSMArena, Jumat (17/78/2026), langkah ini diambil setelah Google menyadari bahwa pertumbuhan platform tersebut sudah melampaui ekspektasi awal.
Advertisement
Saat ini, Gemini Notebook tercatat telah digunakan oleh lebih dari 30 juta pengguna dan diadopsi lebih dari 600.000 organisasi di seluruh dunia.
Google menyatakan nama "NotebookLM" sudah tidak lagi mampu merepresentasikan skala dan kemampuan produk yang telah berkembang pesat tersebut.
Meski mengalami perubahan identitas, Google memastikan Gemini Notebook akan tetap berdiri sebagai produk mandiri. Fokus utamanya tidak berubah, yaitu menjadi alat bantu riset utama bagi pengguna.
Namun, ke depannya produk ini akan terintegrasi lebih dalam dengan ekosistem Google lainnya.
"Gemini Notebook akan bekerja lebih luas di seluruh ekosistem Google, termasuk di dalam aplikasi Gemini dan Google Search," tulis Google dalam keterangan resminya.
Fitur Baru
Bersamaan dengan pengumuman rebranding ini, Google juga meluncurkan pembaruan teknologi signifikan. Setiap catatan (notebook) kini dibekali dengan cloud computer yang aman.
Teknologi baru ini memungkinkan Gemini Notebook untuk menulis dan menjalankan kode program secara native.
Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna melakukan analisis data yang rumit, dengan hasil yang tetap berbasis pada sumber-sumber valid yang telah dimasukkan pengguna.
Untuk saat ini, fitur analisis data berbasis kode tersebut baru tersedia bagi para pelanggan Google AI Ultra dan pengguna Workspace.
Kendati demikian, Google berjanji akan merilis fitur ini secara bertahap kepada seluruh pengguna versi Pro di platform web dalam beberapa minggu ke depan.