Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda Laos akan memberikan bantuan uang tunai. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 12 Juli 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"Saya Sherly Laos akan memberikan bantuan berupa uang tunai untuk anda yang membutuhkan modal usaha, biaya sekolah, dan kebutuhan ekonomi lainnya. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban anda. ini tanpa ada undian atau kriteria tertentu ya, semuanya berhak mendapatkan ini, silakan share video ini agar semakin banyak orang dapat menerima bantuan ini"
Unggahan menyertakan caption sebagai berikut:
"Silakan kirimkan pesan ke messenger"
Terdapat link kirim pesan dalam postingan yang beredar di Facebook ini.
Lalu benarkah klaim video Sherly Tjoanda Laos akan memberikan bantuan uang tunai? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Sherly Tjoanda Laos akan memberikan bantuan uang tunai. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
Analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video tersebut 18,6 persen buatan AI. Sementara itu, 99 persen audio juga menunjukkan buatan AI.
Penelusuran dengan menggunakan google image ditemukan bahwa video klaim identik dengan kegiatan Sherly Tjoanda seperti dalam unggahan bersama sejumlah akun Instagram pada 29 Desember 2024, di antaranya akun @sherlysarbinofficial dan akun medsos pribadi sang gubernur yakni @s_tjo.
Unggahan berupa video pesan tahun baru dari Sherly kepada relawan dan tim kampanye di Pilkada Maluku Utara. Berikut ini pernyataan Sherly:
"Saya Sherly Laos kepada seluruh relawan dan tim kampanye Sherly Sarbin yang telah menjadi bagian dari perjuangan besar kita saya sampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam berkat kerja keras dedikasi dan semangat pantang menyerah kalian kita berhasil memenangkan hati dan pikiran rakyat Maluku Utara dan mewujudkan kemenangan ini.
Tahun ini adalah awal dari lembaran baru untuk kita semua, kemenangan ini bukanlah akhir tapi langkah pertama dalam mewujudkan janji janji kebangkitan Moluku Kieraha.
Mohon maaf saya belum sempat untuk bertemu dengan kalian semua rencana saya menjadi tertunda akibat mundurnya jadwal MK, tentunya kurang pas apabila kita merayakan syukuran sebelum pengumuman MK di bulan Februari 2025 mendatang.
Insyaallah bila Tuhan menghendaki setelah pelantikan saya, kita semua akan berkumpul untuk acara syukuran di Ternate. Bersama kita akan membangun Maluku Utara menjadi daerah yang lebih maju, lebih sejahtera, berkeadilan, dan bermartabat. Semoga di tahun ini semangat perjuangan tetap terjaga dan kita terus bersatu untuk bekerja demi kepentingan rakyat.
Selamat tahun baru 2025, kemenangan ini adalah milik kita semua seluruh masyarakat Maluku Utara dan masa depan Moloku Kieraha ada di tangan kita bersama. Terima kasih Tuhan memberkati sampai jumpa segera"
Sementara itu, Sherly Tjoanda melalui akun Instagram pribadinya yakni @s_tjo juga meminta masyarakat waspada terhadap penipuan Dia pun meminta masyarakat jangan percaya dengan hadiah, doorprize, atau janji-janji manis yang mengatasnamakannya.
Dia mengatakan, semua informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi Pemprov Maluku Utara atau akun pribadinya. Demi keamanan, jangan pernah membagikan data pribadi, rekening atau dokumen penting kepada pihak yang tidak jelas.
"Jangan pernah memberikan uang kepada siapapun dengan iming-iming proyek atau jabatan karena sekali lagi saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun," kata Sherly.
Sumber:
https://www.instagram.com/reel/DPOMiayEcPA/
https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=Cj0KCQjw58PGBhCkARIsADbDily3VYdbxmXbDHS5ri9ub4ff2DXodhTK2ejPVsexhbFhjmpxLH7UEgcaArkWEALw_wcB
https://www.instagram.com/reel/DPOMiayEcPA/
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Sherly Tjoanda Laos akan memberikan bantuan uang tunai seperti yang beredar di Facebook, tidaklah benar dan merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.