Liputan6.com, Jakarta - Polres Garut memastikan informasi yang beredar di media sosial terkait macan atau binatang buas yang turun gunung kemudian menyerang warga di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat adalah tidak benar alias hoaks. Mereka meminta masyarakat untuk tidak resah dengan informasi palsu tersebut.
Sebelumnya beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp terkait adanya tiga warga yang diterkam macan di wilayah Gunung Papandayan, Garut. Hal itu pun sempat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
Advertisement
"Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks. Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat" kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi di Garut, Selasa dilansir Antara.
Ia menjelaskan, video yang beredar di masyarakat itu tidak ada hubungannya dengan wilayah Garut atau bukan karena serangan binatang buas seperti yang dinarasikan pada video.
Video sebenarnya terkait warga yang menemukan bekas peluru jenis mortir dalam kondisi masih aktif, tanpa menyadari bahaya, korban membuka proyektil dengan cara dipukul hingga terjadi ledakan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya sehingga dapat dilakukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut," katanya menjelaskan.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.