Terungkap, Strategi Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Jerman 2026

Marquez mengungkap alasan menurunkan kecepatan saat menang di MotoGP Jerman 2026.

oleh Aning JatiDiterbitkan 16 Juli 2026, 20:00 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, juara MotoGP Jerman 2026. (AFP/Pierre-Philippe MARCOU)

Liputan6.com, Jakarta - Marc Marquez memenangi MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring dan mengungkap bahwa ia sengaja menahan laju pada fase awal lomba. Strategi itu tidak menghalanginya menjaga kontrol balapan di depan.

Pembalap Ducati tersebut menyelesaikan 30 lap dan finis terdepan dengan keunggulan 1,996 detik atas Ai Ogura. Kemenangan ini menjadi yang ke-10 bagi Marquez di kelas MotoGP di Sachsenring, seperti dilaporkan Crash.

Sesaat sebelum seremoni podium, Ogura menyampaikan penilaiannya langsung kepada Marquez bahwa sang pemenang masih menyimpan kecepatan. Respons Marquez memantik senyum di area parc ferme.


Ritme 1:21,4–1:21,6 di Balik Kemenangan

Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo melambaikan tangan setelah menempati posisi pertama dalam sesi latihan di sirkuit Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal, Jerman, pada 10 Juli 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Jerman. (Ronny HARTMANN/AFP)

"Seharusnya kamu masih bisa melaju lebih cepat, bukan, Marc?" kata Ai Ogura.

"Kita tidak pernah tahu! Sachsenring tetap Sachsenring. Di Belanda, justru kamu lebih cepat daripada saya," kata Marquez sambil tertawa.

Marquez kemudian menjelaskan kepada Raul Fernandez, rekan setim Ogura di Trackhouse Aprilia yang finis ketiga, bahwa ia menjaga ritme putaran di kisaran 1 menit 21,4 detik hingga 1 menit 21,6 detik sepanjang balapan.

Dalam episode terbaru serial "Inside Ducati" di YouTube, ia membeberkan alasan di balik strategi tersebut.

"Pada awal balapan, saya harus sedikit mengurangi kecepatan karena ban depan mulai terlalu cepat aus. Setelah itu kondisinya membaik. Saya menurunkan kecepatan lebih dulu, lalu kembali menekan," ujar Marquez.

Sepanjang lomba, hanya Ogura yang mampu memberi tekanan terhadap keunggulannya di depan, namun jarak tetap terjaga hingga garis finis.


Bagnaia Terkunci di Belakang Martin, Finis Keenam

Francesco Bagnaia, rekan setim Marquez di Ducati, mengaku tertahan di belakang Jorge Martin yang membela Aprilia hingga akhirnya menyelesaikan balapan di posisi keenam.

"Satu-satunya pembalap Ducati yang mengalami masalah seperti saya adalah Alex. Dia mengalami masalah yang sama sebelum Jerez, lalu mereka berhasil mengatasinya," kata Bagnaia.

"Saya benar-benar berharap jeda musim panas membantu tim memahami apa yang harus dilakukan," imbuhnya.

Adapun Alex Marquez, yang membalap untuk Gresini Racing, gagal menyentuh garis finis setelah terjatuh dari posisi kedua pada lap kesembilan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya