Wasit Batalkan Tendangan Bebas Jadi Polemik Spanyol vs Prancis

Spanyol menang 2-0 atas Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Keputusan Ivan Barton membatalkan tendangan bebas memicu protes; pakar BBC menjelaskan alasannya.

oleh Aning JatiDiterbitkan 15 Juli 2026, 07:59 WIB
Fabian Ruiz (8) dari Timnas Spanyol memprotes wasit Ivan Barton, dari El Salvador, selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Rabu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Abbie Parr)

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan wasit Ivan Barton membatalkan tendangan bebas untuk Prancis menjadi sorotan besar dalam laga semifinal Piala Dunia 2026. Di tengah kemenangan 2-0 Spanyol, momen itu menimbulkan kebingungan dan memicu perdebatan luas di media sosial.

Pertandingan berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Sorotan publik bukan pada penalti untuk La Roja, melainkan pembatalan tendangan bebas yang sebelumnya telah diberikan kepada Prancis.

Adapun keputusan penalti untuk Spanyol usai Lucas Digne melanggar Lamine Yamal tidak banyak dipersoalkan. Seorang pakar aturan pertandingan telah menjelaskan alasan gol penalti Mikel Oyarzabal tetap sah, meski Yamal sempat diduga menyentuh bola dengan tangan dalam proses terciptanya peluang.


Momen Tendangan Bebas yang Dibatalkan

Penyerang Timnas Prancis #10, Kylian Mbappe (Tengah), bek Spanyol #14, Aymeric Laporte (Kiri), dan gelandang Spanyol #08, Fabian Ruiz (Kanan), berbicara dengan wasit El Salvador, Ivan Barton, selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 15 Juli 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Perdebatan bermula pada babak pertama ketika Prancis mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Spanyol. Keputusan awal itu diambil setelah Fabian Ruiz dinilai melakukan pelanggaran terhadap Ousmane Dembele.

Ruiz langsung memprotes. Gelandang Spanyol tersebut bersikeras tidak melakukan kontak dengan Dembele dan terlihat menghadap wasit untuk menyampaikan keberatannya.

Beberapa saat kemudian, Barton mengubah keputusannya. Tendangan bebas untuk Prancis dibatalkan dan bola justru diberikan kepada Spanyol untuk melanjutkan permainan.


Reaksi Di Media Sosial

Langkah Barton segera memantik reaksi beragam di platform X. Give Me Sport merangkum sejumlah komentar yang mempertanyakan alasan perubahan keputusan tersebut.

"Aturannya dibuat sesuka hati. Tendangan bebas dibatalkan," tulis seorang pengguna X.

"Saya masih mencoba memahami bagaimana tendangan bebas itu bisa dibatalkan. Sangat tidak masuk akal, terlepas dari apakah itu memang pelanggaran atau bukan."

"Sekarang mereka benar-benar membuat aturan sendiri. Turnamen ini korup."

"Saya benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi dengan para wasit sekarang. Tendangan bebas bisa dibatalkan? Tapi hanya dalam situasi tertentu? Turnamen ini menjadi konyol," tulisnya.


Pakar BBC: Bukan Intervensi VAR

Belakangan, asumsi bahwa pembatalan terjadi karena intervensi VAR dibantah oleh Dale Johnson. Pakar aturan pertandingan BBC tersebut menyebut perubahan keputusan Barton didasari masukan dari asisten wasit.

"Saya mendapat informasi bahwa wasit membatalkan tendangan bebas berdasarkan saran dari asistennya. Meski begitu, keputusan itu memang terlihat aneh," ujar Johnson.

Spanyol kini menanti lawan di partai final Piala Dunia 2026 yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey. Tim lawan akan ditentukan dari semifinal lainnya yang mempertemukan Inggris dan Argentina.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya