Liputan6.com, Jakarta - PSSI membuka pintu untuk naturalisasi lanjutan di Timnas Indonesia, namun keputusan akhir akan merujuk pada rekomendasi pelatih kepala John Herdman. Di saat bersamaan, Mitchell Baker resmi mengucap sumpah WNI di Kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (14/7/2026).
Baker datang dengan profil yang mencolok: pemain berusia 19 tahun dengan tinggi 196 cm dan dinilai masih berpotensi bertambah. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menyambut kehadiran pemain muda tersebut.
Advertisement
Sumardji yang juga petinggi Bhayangkara FC menegaskan proses naturalisasi tidak dilakukan serampangan; arah kebijakan mengikuti kebutuhan tim pelatih Timnas Indonesia.
Naturalisasi Lanjutan Bergantung Scouting Herdman
Menurut Sumardji, nama-nama pemain keturunan akan diproses bila sesuai kebutuhan skuad dan melalui pemantauan tim pelatih. Mekanisme ini menempatkan rekomendasi pelatih sebagai acuan utama.
"Kalau kami tergantung kebutuhan pelatih. Mereka melakukan scouting," ujar Sumardji kepada Bola.com.
Ia menambahkan, PSSI sangat terbuka pada opsi naturalisasi selama kriteria pelatih terpenuhi. Stok pemain keturunan yang memenuhi syarat disebut cukup banyak, namun kemampuan mereka harus di atas rata-rata.
"Kalau menurut pelatih memenuhi kriteria dan stok pemainnya ada ya mengapa tidak. Nama-nama yang kami serahkan tepat hasilnya sesuai ya kenapa tidak. Kalau saya sih sangat memberikan ruang," tegas Sumardji.
TC Bali dan Target Piala AFF 2026
Skuad asuhan John Herdman telah berkumpul di Bali sejak 5 Juli. Tim menjalani pemusatan latihan di fasilitas milik Bali United yang berlokasi di Pantai Purnama, Bali.
Konsentrasi latihan ini disiapkan menuju Piala AFF 2026, turnamen krusial bagi kawasan Asia Tenggara yang bakal dihadapi Thom Haye dan rekan-rekan.
Pada fase grup, Indonesia menempati Grup A bersama Kamboja, Singapura, Timor Leste, dan Vietnam.