Tidak Mengumpan ke Erling Haaland, Alexander Sorloth Diserang Netizen

Sorloth menjelaskan tak mengumpan Haaland pada momen 2 lawan 1 di perempat final Piala Dunia 2026. Kekasihnya, Lena Selnes, mengaku menerima pesan kebencian.

oleh Aning JatiDiterbitkan 14 Juli 2026, 15:42 WIB
Penyerang Norwegia #09, Erling Braut Haaland, merayakan gol kedua timnya bersama penyerang #07, Alexander Sorloth, selama pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Senegal di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 23 Juni 2026. (Angela WEISS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Alexander Sorloth menjelaskan keputusan tidak mengumpan kepada Erling Haaland pada situasi krusial di perempat final Piala Dunia 2026, yang berakhir dengan kekalahan Norwegia dari Inggris 1-2. Penjelasan itu disampaikan setelah laga, dilansir dari Give Me Sport.

Laga berlangsung di Miami Stadium pada Minggu (12/7/2026) dini hari WIB, menandai perempat final Piala Dunia pertama dalam sejarah Norwegia.

Inggris sempat menyamakan kedudukan jelang jeda dan memastikan kemenangan pada babak perpanjangan waktu. Hasil tersebut mengantarkan Inggris bertemu Argentina.


Momen Dua Lawan Satu dan Alasan Sorloth

(Dari kiri ke kanan) Penyerang Timnas Norwegia #07, Alexander Sorloth, penyerang Norwegia #09, Erling Braut Haaland, gelandang Inggris #08, Elliot Anderson, dan penyerang Inggris #09, Harry Kane, berebut bola sundulan saat pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami, Miami pada 12 Juli 2026. (ROBERTO SCHMIDT/AFP)

Pada menit ke-44, Sorloth menerima umpan Martin Odegaard dan berlari dalam skema dua lawan satu. Penyerang Atletico Madrid dengan 77 penampilan di Timnas Norwegia itu ditemani Haaland yang sudah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Sorloth memilih menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan yang diblok, sementara Haaland tampak frustrasi.

"Saya mengontrol bola, lalu melihat ke depan. Saat itu saya melihat John Stones menutup jalur umpan tersebut. Setelah sentuhan kedua, situasinya menjadi buruk. Saya menunggu dia bergerak, padahal seharusnya saya yang memaksanya bergerak," jelas Sorloth dikutip dari Goal.

"Satu-satunya hal yang saya inginkan dalam situasi itu adalah mengoper kepada Erling. Namun, saya merasa jalur umpannya tidak ada sehingga saya memilih melepaskan tembakan," lanjut penyerang berusia 30 tahun itu dilansir dari Give Me Sport.


Kontroversi Gol Inggris dan Jalannya Laga

Norwegia sempat unggul lebih dulu pada menit ke-36 lewat Andreas Schjelderup dan memiliki peluang menggandakan keunggulan sebelum turun minum.

Tak lama setelah momen dua lawan satu itu, Inggris menyamakan kedudukan melalui Jude Bellingham. Tayangan ulang televisi memperlihatkan bola mengenai kabel spidercam dan mengubah arah setelah tendangan gawang Orjan Nyland, namun data terbaru disebut menguatkan keputusan wasit yang mengesahkan gol tersebut.

Bellingham kemudian mencetak gol penentu pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan itu membawa Inggris melaju ke semifinal untuk menghadapi Argentina.


Lena Selnes Ungkap Pesan Kebencian di Instagram

Di luar lapangan, respons di media sosial ikut menguat. Kekasih Sorloth, Lena Selnes, menyebut dirinya dan Sorloth menerima banyak pesan bernada kebencian, termasuk ancaman pembunuhan. Ia mengunggah tangkapan layar komentar-komentar tersebut di Instagram.

"Piala Dunia dan sepak bola membawa banyak kebahagiaan, tetapi juga banyak kebencian. Sebenarnya saya tidak ingin memberikan perhatian terhadap hal ini, tetapi saya merasa perlu melakukannya setelah melihat komentar seperti ini," tulis Selnes dikutip The Mirror.

"Saya berharap semua orang bisa berpikir dua kali sebelum menulis komentar seperti itu, apa pun situasinya," imbuh Selnes.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya