Kalah Taruhan Piala Dunia, Norwegian Air Pakai Logo British Airways

Taruhan di media sosial antara Norwegian Air dan British Airways turut menarik perhatian sejumlah maskapai lain.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 13 Juli 2026, 18:03 WIB
Logo Instagram Norwegian Air berganti menjadi logo British Airways selama satu hari setelah Norwegia kalah dari Inggris di Piala Dunia 2026. (Dok. Tangkapan layar Instagram)

Liputan6.com, Oslo - Taruhan jenaka antara Norwegian Air dan British Airways menjelang laga Norwegia melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 berujung pada pergantian foto profil di Instagram.

Norwegian Air harus memasang logo British Airways sebagai foto profil Instagram selama 24 jam setelah Norwegia kalah 1-2 dari Inggris pada Sabtu (11/7/2026) dan tersingkir dari turnamen.

Taruhan persahabatan itu bermula pada 8 Juli, tak lama setelah Norwegia melaju ke perempat final usai menundukkan Brasil.

Melalui sebuah video Reels di Instagram, Norwegian Air menantang British Airways.

"@british_airways, berani mempertaruhkan logo kalian?" tulis maskapai berbiaya rendah asal Norwegia tersebut.

Dalam keterangan unggahannya, Norwegian Air menambahkan, "Mau bertaruh? Jika Norwegia menang, kalian harus menggunakan logo kami di Instagram selama 24 jam pada Minggu (12/7). Begitu pula sebaliknya. Sepakat?"

British Airways menerima tantangan itu dengan membalas, "Jangan membuat taruhan yang tidak bisa kalian menangkan."

Komentar tersebut kemudian mendapat lebih dari 100.000 tanda suka.

Tantangan itu juga menarik perhatian luas. Unggahan Norwegian Air meraih lebih dari 318.000 tanda suka dan ribuan komentar, termasuk tanggapan dari sejumlah maskapai penerbangan.

Malaysia Airlines berseloroh, "Kami akan menonton dengan satai di satu tangan dan minuman khas kami di tangan lainnya."

Sementara itu, maskapai nasional Indonesia, Garuda Indonesia, menulis, "Kami akan memberikan dukungan sambil menikmati Martebe dingin."

Swiss Air, Qatar Airways, Icelandair, Air India, Skyscanner, dan Flightradar24 turut meramaikan kolom komentar dengan berbagai candaan.

Saling ledek antara Norwegian Air dan British Airways berlanjut pada hari-hari menjelang pertandingan.

British Airways mengunggah video yang memperlihatkan sepucuk surat dikirim ke Norwegia dengan keterangan "It’s coming home", slogan yang populer di kalangan pendukung tim nasional Inggris.

"Logo kami sudah disiapkan?" tulis British Airways.

Norwegian Air membalas, "Sudah... kursor kami siap menekan tombol hapus."

Inggris kemudian mengalahkan Norwegia 2-1 di perempat final pada Sabtu. Kemenangan itu membawa Inggris ke semifinal sekaligus mengakhiri perjalanan Norwegia di Piala Dunia 2026.

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Norwegian Air menepati janjinya dengan mengganti foto profil Instagram-nya menjadi logo British Airways.

"Meskipun perjalanan kami di turnamen telah berakhir, taruhan persahabatan ini akan selalu tersimpan di hati kami. Kami mendoakan yang terbaik untuk Inggris dan @british_airways di semifinal. Kami sungguh berharap kalian bisa mewujudkan slogan 'football’s coming home'!" tulis Norwegian Air.

Unggahan tersebut kemudian menembus lebih dari satu juta tanda suka, disertai lebih dari 32.000 komentar dan 260.000 kali dibagikan.

Norwegian Air juga memanfaatkan momentum tersebut dengan menggelar penjualan kilat tiket penerbangan dari Inggris menuju sejumlah destinasi di Norwegia, termasuk Oslo.

Selama masih menggunakan logo British Airways, Norwegian Air turut berkomentar di sejumlah unggahan maskapai asal Inggris itu.

"Apakah ini berarti saya bisa menulis apa saja selama 24 jam ke depan dan orang-orang akan mengira saya adalah kalian?" tulis Norwegian Air.

Dalam unggahan lain, maskapai tersebut menulis, "Terima kasih atas pertandingan yang luar biasa dan beberapa hari yang sangat menyenangkan! Sekarang, bawalah trofi Piala Dunia itu pulang! Kami akan selalu berterima kasih karena kalian cukup sportif untuk menerima taruhan kami. Mari kita buat persahabatan ini semakin erat."

Setelah masa taruhan selama 24 jam berakhir, Norwegian Air kembali menggunakan logo aslinya.

"Akhirnya, semuanya kembali normal. Tim media sosial kami sekarang bisa beristirahat," tulis maskapai tersebut.

Interaksi kedua maskapai itu menuai pujian dari warganet sepanjang sepekan terakhir. Sejumlah pengguna bahkan mendorong maskapai atau pihak yang mewakili negara-negara semifinalis lain, seperti Prancis, Spanyol, dan Argentina, untuk membuat tantangan serupa.

"Mereka mungkin kalah taruhan, tetapi Norwegian Air menjadi pemenang di media sosial," tulis seorang pengguna.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya