Liputan6.com, Jakarta - Kepergian ibunda Vega Darwanti, RA Dian Arunda Dewanthy, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat terdekat. Salah satu kisah yang paling menyentuh datang dari Irfan Hakim, yang mengungkap cerita Vega tentang detik-detik terakhir sang ibu sebelum mengembuskan napas terakhir.
Menurut Irfan, Vega menjadi anak yang mendapat giliran menjaga ibundanya pada malam sebelum wafat. Di tengah malam, Vega mengaku tiba-tiba terbangun karena merasakan sesuatu yang tak biasa.
Advertisement
"Terus tadi itu pas Vega cerita, kebangun gara-gara berasa ada yang cium, terus Vega bangun, terus dia nggak ada orang di situ, terus pas dia liat, ibunya sudah wafat," ujar Irfan Hakim saat ditemui di rumah duka kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026).
Sempat Jalani Perawatan Intensif
Irfan mengaku awalnya tak menyangka kondisi ibunda Vega akan berakhir seperti ini. Ia hanya mengetahui almarhumah tengah menjalani perawatan karena sakit.
"Aku nggak nyangka banget sih kaget, tadi aku kirain ini ibu sakit gitu. Terus tadi aku pikir ya cuma kabar ke beberapa orang saja. Terus aku lupakan ya tadinya kabar selanjutnya," katanya.
Ia kemudian menceritakan bahwa almarhumah sempat dirawat di ruang ICU sebelum akhirnya menjalani perawatan di rumah. Selama itu, anak-anaknya bergantian menjaga sang ibu, termasuk Vega yang menemani pada malam terakhir.
"Katanya udah masuk ICU, cuma terus akhirnya dirawat di rumah, dijaga giliran, anak-anaknya semua pada ngerawatnya. Terus pas tadi malam tuh, Vega tuh yang jaga," ungkapnya.
Wajah Almarhumah Disebut Sangat Tenang
Duka yang sama juga dirasakan Anwar BAB yang datang melayat. Ia mengaku sempat melihat jenazah setelah dirias langsung oleh Vega.
Menurut Anwar, wajah almarhumah tampak begitu bersih dan damai, seolah sedang tertidur. "Tadi tidurnya hening banget, tidur banget ya Allah. Tadi sama Vega habis dibedakin, katanya emang mukanya putih banget, bersih banget masya Allah kayak tidur katanya," tutur Anwar.