Piala Dunia 2026: Empat Final Potensial yang Menawarkan Cerita Berbeda

Piala Dunia 2026 berpeluang menghadirkan empat final berbeda. Simak analisis peluang Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 13 Juli 2026, 11:00 WIB
Trofi Piala Dunia FIFA dipajang menjelang pengundian kualifikasi Piala Dunia 2026 di markas besar FIFA di Zurich, pada 13 Desember 2024. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 kini hanya menyisakan empat kandidat juara setelah babak perempat final berakhir. Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina masih bertahan dalam persaingan menuju partai puncak.

Keempat negara tersebut sama-sama memiliki sejarah besar di sepak bola dunia. Tidak ada peluang bagi lahirnya juara baru karena seluruh semifinalis pernah mengangkat trofi paling bergengsi itu.

Situasi tersebut membuka empat kemungkinan final yang sama menariknya. Masing-masing menawarkan cerita berbeda, mulai dari laga balas dendam, ulangan final turnamen besar, hingga pertemuan dua generasi bintang sepak bola.


Prancis vs Inggris, Duel Elite Eropa

Pemain Prancis Kylian Mbappe (10) merayakan gol bersama Ousmane Dembele (7) dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026. (AP Photo/Pamela Smith)

Final antara Prancis dan Inggris akan terjadi apabila Les Bleus mengatasi Spanyol, sementara The Three Lions menyingkirkan Argentina. Pertemuan ini akan menjadi final Piala Dunia pertama antara dua kekuatan besar Eropa tersebut.

Inggris tentu memiliki motivasi tambahan setelah tersingkir oleh Prancis pada perempat final Piala Dunia 2022. Di sisi lain, Prancis berpeluang tampil pada final ketiga secara beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.

Laga ini juga menghadirkan persaingan antarrekan setim di level klub. Kylian Mbappe dan Jude Bellingham dari Real Madrid berpotensi saling berhadapan, begitu pula Harry Kane dan Michael Olise yang kini sama-sama membela Bayern Munchen.


Prancis vs Argentina, Ulangan Final Epik

Pemain Argentina Lionel Messi berselebrasi setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Kemungkinan kedua adalah terulangnya final Piala Dunia 2022 yang berakhir dramatis melalui adu penalti. Prancis tentu membawa misi membalas kekalahan menyakitkan tersebut, sedangkan Argentina memburu gelar keempat sepanjang sejarah.

Argentina juga berpeluang menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962. Catatan itu akan menjadi pencapaian bersejarah apabila berhasil diwujudkan.

Pertemuan ini kembali mempertemukan Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Keduanya sama-sama telah mengoleksi delapan gol di putaran final Piala Dunia dan menjadi simbol persaingan dua era sepak bola modern.


Spanyol vs Inggris, Kesempatan Membalas Kekalahan

Pemain Spanyol Lamine Yamal berselebrasi setelah mencetak gol pembuka bagi timnya dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Arab Saudi di Atlanta, Minggu, 21 Juni 2026. (AP Photo/Erik S.Lesser)

Final ini akan terwujud apabila Spanyol mengalahkan Prancis dan Inggris melewati Argentina. Pertandingan tersebut menjadi ulangan final Euro 2024 yang dimenangi Spanyol dengan skor 2-1.

Inggris memperoleh kesempatan membalas hasil yang masih membekas. Sementara itu, Spanyol berupaya melanjutkan dominasinya atas rival sesama Eropa tersebut.

Pertemuan kedua negara di Piala Dunia sebenarnya sangat jarang terjadi. Sepanjang sejarah, mereka baru dua kali bertemu, yakni pada 1950 dan 1982, sehingga partai puncak nanti akan menghadirkan babak baru dalam rivalitas keduanya.


Spanyol vs Argentina, Juara Eropa Melawan Juara Dunia

Pemain Argentina Lionel Messi meninggalkan lapangan setelah laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas, Senin, 22 Juni 2026. (AP Photo/Tony Gutierrez)

Jika Spanyol dan Argentina sama-sama lolos ke final, pertandingan itu akan mempertemukan juara Eropa melawan juara bertahan dunia. Menariknya, duel seperti ini belum pernah terjadi pada final Piala Dunia.

Kedua tim terakhir kali bertemu di Piala Dunia pada fase grup edisi 1966. Saat itu, Argentina menang 2-1 atas Spanyol.

Final ini juga menawarkan duel lintas generasi antara Lionel Messi dan Lamine Yamal. Apabila Spanyol keluar sebagai juara, mereka akan mengoleksi dua gelar Piala Dunia, sedangkan kemenangan Argentina akan menghadirkan trofi keempat sekaligus menyamai koleksi Jerman dan Italia.

Sumber: FIFA

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya