Ketika Declan Rice Hanya Terbaring di Tempat Tidur Selama 3 Hari

Declan Rice ternyata menghabiskan tiga hari di tempat tidur karena sakit sebelum membantu Inggris mengalahkan Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 13 Juli 2026, 17:01 WIB
Pemain Inggris, Declan Rice dalam pertandingan melawan Ghana di Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Rabu (24/6/2026). (AP Photo/Petr David Josek)

Liputan6.com, Jakarta - Declan Rice menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Namun, sedikit yang mengetahui bahwa gelandang Arsenal itu tampil dalam kondisi fisik yang jauh dari ideal saat menghadapi Norwegia di babak perempat final.

Rice tetap dipercaya menjadi starter ketika Inggris menang 2-1 atas Norwegia di Stadion Miami. Meski demikian, ia terlihat kesulitan menghadapi suhu panas sebelum akhirnya ditarik keluar pada awal babak kedua.

Inggris sempat tertinggal lebih dulu setelah Andreas Schjelderup membawa Norwegia unggul. Jude Bellingham kemudian menyamakan kedudukan sebelum mencetak gol kemenangan pada babak tambahan waktu yang memastikan langkah Three Lions ke semifinal.

Hasil tersebut membawa Inggris berhadapan dengan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Jelang laga penting itu, Thomas Tuchel mengungkap kondisi sebenarnya yang dialami Rice sebelum duel kontra Norwegia.


3 Hari Berjuang Melawan Sakit

Gelandang Inggris Declan Rice berebut bola dengan Breel Embolo dari Swiss pada laga perempat final Euro 2024 yang berlangsung di Dusseldorf Arena (AP)

Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa Declan Rice tidak berada dalam kondisi terbaik sebelum pertandingan perempat final. Gelandang berusia 27 tahun itu menghabiskan sebagian besar tiga hari sebelumnya dengan beristirahat di tempat tidur karena sakit.

Rice sebenarnya sudah diragukan tampil karena mengalami gangguan saraf yang memengaruhi otot paha belakang dan punggung bawahnya. Kondisi tersebut semakin berat setelah ia jatuh sakit beberapa hari menjelang pertandingan.

Meski begitu, Rice tetap mengikuti sesi latihan pada malam sebelum laga melawan Norwegia. Tuchel kemudian memutuskan tetap memainkannya sejak menit awal karena perannya yang sangat penting di lini tengah Inggris.

Namun, kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bermain penuh. Rice akhirnya digantikan oleh rekan setimnya di Arsenal, Eberechi Eze, pada awal babak kedua setelah mulai kesulitan mengikuti intensitas pertandingan.

"Kami harus menarik Elliot [Anderson] atau Declan keluar [dan] mengetahui bahwa Declan kesulitan setelah tiga hari terakhir di mana dia sebagian besar berada di tempat tidur, saya tahu dia tidak bisa bertahan selama 90 menit," kata Tuchel.


Tuchel Jelaskan Alasan Pemain Inggris Rentan Cedera

Ekspresi Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, saat laga kontra Meksiko pada 16 besar Piala Dunia 2026, di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB. (Alfredo Estrella/AFP)

Thomas Tuchel mengatakan cuaca panas juga memberi dampak besar terhadap kondisi beberapa pemain Inggris. Selain Rice, Ezri Konsa juga mengalami kram dan cedera hamstring selama pertandingan.

"Beberapa pemain kami kesulitan menghadapi panas. Ezri Konsa adalah salah satunya dengan kram dan cedera hamstring," kata Tuchel.

"Declan, kami membuat keputusan di babak pertama untuk menjadi lebih ofensif, untuk sedikit bergeser ke arah menyerang. Saya mengambil keputusan itu ketika kami tertinggal 1-0 dan tidak ingin mengubah keputusan tersebut karena gol penyama kedudukan," ucap Tuchel.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya