Liputan6.com, Jakarta - Resmi menjadi perusahaan publik membuat RANS Entertainment tak hanya disorot dari sisi bisnis, tetapi juga budaya kerja yang dibangun di dalam perusahaan. Di balik pertumbuhan RANS dari kanal YouTube menjadi grup media dan hiburan, kreativitas dan kemampuan beradaptasi disebut menjadi dua hal yang paling diutamakan.
Sejumlah informasi yang dibagikan karyawan maupun mantan karyawan menunjukkan RANS menerapkan ritme kerja yang dinamis. Perusahaan mendorong setiap anggota tim untuk mampu melahirkan ide-ide baru sekaligus bergerak cepat mengikuti perkembangan industri digital.
Advertisement
Kreativitas Jadi Nilai Utama
Budaya tersebut bahkan sudah terlihat sejak proses rekrutmen. Berdasarkan pengalaman yang pernah dibagikan Content Director RANS dan diberitakan sejumlah media, wawancara kerja tidak hanya membahas pengalaman maupun latar belakang pendidikan.
Calon karyawan juga diminta menunjukkan cara berpikir kreatif melalui berbagai pertanyaan seputar tren media sosial, konten digital yang mereka konsumsi, hingga pengetahuan mengenai RANS Entertainment.
Dalam beberapa kesempatan, kandidat bahkan diminta membuat konsep konten atau menyusun caption secara langsung saat proses seleksi. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menghasilkan ide dan mengikuti perkembangan tren menjadi salah satu aspek yang paling diperhatikan perusahaan.
Apresiasi untuk Karyawan
Di sisi lain, RANS juga dikenal kerap memberikan berbagai bentuk apresiasi kepada karyawannya. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina beberapa kali membagikan bonus berupa gawai, hampers hari raya, perjalanan ke luar negeri, hingga kesempatan menjalankan ibadah umrah.
Bahkan, tiga karyawan RANS pernah diberangkatkan menunaikan ibadah haji furoda. Berbagai program tersebut memperlihatkan upaya perusahaan membangun hubungan yang dekat dengan para karyawannya.
Ritme Kerja Cepat Jadi Tantangan
Sebagai perusahaan yang bergerak di industri media digital dan hiburan, RANS dituntut bergerak cepat mengikuti perubahan tren. Kondisi itu membuat karyawan harus mampu beradaptasi dengan ritme kerja yang dinamis dan kebutuhan produksi konten yang terus berubah.
Kemampuan membaca tren, menyusun konsep kreatif, hingga mengeksekusi ide dalam waktu singkat menjadi bagian dari keseharian tim di RANS. Karakter inilah yang kemudian menjadi salah satu identitas budaya kerja perusahaan sejak berkembang dari sebuah kanal digital hingga resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.