Tidak sedikit penderita kanker yang masih percaya dengan pengobatan alternatif. Hal ini yang membuat mereka datang ke pengobatan alternatif meski dengan kanker yang sudah stadium lanjut.
Salah satunya penderita kanker serviks, Niniek Yumarwati (64) yang memilih mengonsumsi benalu jeruk untuk membantu pengobatan penyakitnya.
Niniek mengatakan informasi daun benalu jeruk yang dikeringkan lalu direbus kemudian airnya diminum itu diperoleh dari istri teman suaminnya yang ada di Palangkaraya.
Lalu apakah benar, benalu jeruk dapat mengobati kanker? Menurut dr Drajat R Suardi, SpB(K) Onk dari Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) untuk tanaman herbal perlu dicari zat aktif di dalamnya.
"Awalnya perlu dicari zat aktif apa yang ada di dalam tanaman lalu berapa kadarnya. Misalnya mungkin benalu jeruk itu bisa membantu tetapi mungkin butuh satu truk atau seberapa banyak, kan takarannya kita juga tidak tahu. Kita nggak anti terhadap herbal. Penyakit medis obati secara medis, kalau mau pakai yang lain boleh tapi sebagai tambahan saja," kata dr Drajat, ditulis Senin (10/2/2014).
Hal serupa juga ditanggapi Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Prof. Dr. Dr. Akmal Tajer, Sp. U (K).
"Pengobatan itu dipilih yang sudah teruji dari penelitiannya. Jangan sembarangan pilih pengobatan. Kalaupun memilih pengobatan alternatif itu hanya komplementer saja pelengkap, misalnya minuman herbal untuk menghangatkan itu tidak apa. Tapi tetap menjalani pengobatan medis," kata Prof. Akmal. (Mia/Igw)
Advertisement