Lagi, Mahasiswa UGM Dievakuasi dari Puncak Slamet

Satu lagi jasad mahasiswa UGM yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan masyarakat setempat dari Gunung Slamet. Ia adalah Ismarilianti, mahasiswi Fakultas Kehutanan UGM.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Februari 2001, 13:22 WIB
Liputan6.com, Purbalingga: Tim Search and Rescue gabungan yang dibantu masyarakat setempat terus mencari Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Gajah Mada (Mapagama) yang tewas di Gunung Slamet, Purbalingga, Jawa Tengah. Untunglah Sabtu (17/2) kemarin, tim SAR berhasil mengevakuasi mayat Ismarilianti alias Iis, satu di antara lima mahasiswa yang tewas di gunung tersebut.

Upaya evakuasi mahasiswi Fakultas Kehutanan UGM ini membutuhkan waktu tiga hari untuk sampai di desa terdekat. Pasalnya, serangan badai kencang yang kerap muncul menyebabkan tim SAR tertahan menuruni puncak berketinggian 3.425 meter di atas permukaan laut itu. Padahal saat ditemukan Rabu sore pekan ini, mahasiswi asal Palembang itu masih bernafas. Namun, lantaran kondisi tubuh melemah, Iis meninggal Kamis pagi.

Suasana haru menyelimuti sejumlah mahasiswa pecinta alam yang selamat. Apalagi tatkala jenazah Iis dimasukkan ke mobil ambulance. Maklum, sesaat sebelum meninggal, mahasiswi itu sempat menulis di atas secarik kertas putih agar rekan-rekannya tabah dan berjiwa pahlawan. Saat itu Iis yakin bisa bercanda lagi di kampus, meskipun badai tengah mengamuk di puncak gunung.

Hingga saat ini, dari lima Mapagama, hanya tiga di antaranya yang berhasil dievakuasi. Mereka adalah Dodo, Fauzan, dan Iis. Sedangkan jenazah Bergas yang sudah diketahui lokasinya, baru hari ini akan diturunkan. Sementara sosok Masrukhi belum diketemukan.(AWD/Solikun dan Yudi Sutomo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya