CATL Ubah Baterai Mobil Listrik Jadi Sumber Penghasilan

Jaringan penukaran baterai Chocolate Swap Ecosystem (Choco-SEB) milik CATL telah mencapai 2.000 stasiun yang tersebar di seluruh China

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 03 Juli 2026, 16:11 WIB
CATL gencar Membangun stasiun pengisian daya. (CarNewsChina.com)

Liputan6.com, Jakarta - Produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan jaringan penukaran baterai atau battery swapping.

Mengutip CarNewsChina, hingga 30 Juni 2025, jaringan penukaran baterai Chocolate Swap Ecosystem (Choco-SEB) milik CATL telah mencapai 2.000 stasiun yang tersebar di seluruh China.

Jaringan tersebut kini hadir di 31 provinsi dan lebih dari 180 kota, termasuk wilayah kota kecil dan menengah. Cakupan layanannya bahkan telah menjangkau lebih dari 80 persen wilayah di China.

Sepanjang tahun ini, CATL mencatat laju ekspansi yang cukup agresif dengan rata-rata pembangunan sekitar 200 stasiun baru setiap bulan.

Pembangunan difokuskan di berbagai kawasan strategis, mulai dari pusat kota, kawasan wisata, pusat budaya, area komersial, hingga pusat pertumbuhan ekonomi regional.

Tak hanya itu, CATL juga memperluas jaringan penukaran baterai di ruas jalan tol untuk mendukung perjalanan jarak jauh kendaraan listrik.

Saat ini pembangunan dilakukan di ruas tol Guangzhou-Shenzhen yang berada di kawasan Greater Bay Area.

Selanjutnya, perusahaan juga memperluas jaringan ke sejumlah koridor jalan tol utama seperti Beijing-Harbin, Beijing-Kunming, Beijing-Tibet, Daqing-Guangzhou, dan Lanzhou-Haikou.

Ekspansi CATL tidak hanya berfokus di wilayah daratan China. Perusahaan juga mulai memperluas jaringan Choco-SEB ke Hong Kong sebagai bagian dari strategi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di kawasan tersebut.

CATL menargetkan pembangunan sekitar 36 stasiun penukaran baterai di Hong Kong hingga tahun 2030.

Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Sebab, pada akhir tahun lalu jumlah stasiun yang telah beroperasi baru mencapai sekitar 700 unit yang tersebar di 39 kota.

Tahun ini, CATL menargetkan total 3.000 stasiun battery swapping yang akan menjangkau lebih dari 190 kota di China.

 

 

Pembaruan Jaringan

Pada April lalu, CATL mengumumkan pembaruan jaringan Chocolate Swap dengan menghadirkan Shenxing Supercharging sebagai fitur standar.

Teknologi tersebut memungkinkan satu stasiun melayani pengisian daya cepat (fast charging) sekaligus penukaran baterai, baik untuk kendaraan penumpang maupun sistem Qiji yang digunakan pada truk berat.

Langkah tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi kehilangan daya hingga lebih dari 13 persen dibandingkan sistem sebelumnya.

Untuk mendukung teknologi baru tersebut, CATL juga memperkenalkan baterai Chocolate 26# yang telah menggunakan arsitektur 800 volt (800V) sehingga mampu mendukung proses pengisian daya yang lebih cepat.

Menariknya, CATL tidak hanya membangun infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga mulai mengembangkan model bisnis baru bagi para pengguna.

Mulai semester kedua tahun ini, pemilik baterai dapat menukarkan baterainya saat harga listrik sedang tinggi. Skema tersebut berpotensi memberikan pendapatan hingga 40 yuan atau sekitar Rp 150 ribu per hari.

Melalui konsep tersebut, baterai tidak lagi sekadar menjadi sumber energi kendaraan listrik, tetapi juga berpotensi menjadi aset yang memberikan nilai ekonomi bagi penggunanya.

Dengan ekspansi jaringan yang terus berlangsung, CATL memperlihatkan ambisinya membangun ekosistem kendaraan listrik yang tidak hanya mengandalkan teknologi penukaran baterai, tetapi juga menciptakan model bisnis baru yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya