3 Juli 1970: Tragedi Dan-Air di Langit Spanyol, 112 Orang Tewas

Pesawat Dan-Air sempat dikabarkan hilang kontak pada 3 Juli 1970 sebelum akhirnya ditemukan.

oleh Nasywa FakhirahDiterbitkan 03 Juli 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Dan-Air 3 Juli 1970. (Dok. Wikipedia/Creative Commons)

Liputan6.com, Madrid - Pada 3 Juli 1970, pesawat sewaan milik maskapai Dan-Air yang terbang dari Manchester, Inggris, menuju Barcelona, mengalami kecelakaan fatal setelah menabrak pegunungan di wilayah timur laut Spanyol. Seluruh 112 orang di dalam pesawat dilaporkan tewas.

Dikutip dari BBC, Jumat (3/7/2026), pesawat jenis de Havilland Comet 4 yang disewa perusahaan perjalanan Clarkson itu lepas landas dari Bandara Manchester sekitar pukul 17.00 waktu setempat dengan membawa 105 penumpang dan tujuh awak.

Kontak terakhir dengan pengawas lalu lintas udara Bandara El Prat, Barcelona, terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Saat itu pesawat seharusnya sudah bersiap mendarat, namun posisinya masih berada sekitar 19 kilometer di barat laut Barcelona.

Tak lama kemudian, pesawat dilaporkan hilang dari radar. Belakangan diketahui pesawat menabrak kawasan pegunungan Les Agudes, bagian dari Pegunungan Montseny di Provinsi Barcelona.

Pihak Dan-Air saat itu menyatakan tidak menerima indikasi adanya gangguan teknis selama penerbangan. Kondisi cuaca di sekitar Barcelona juga dilaporkan cerah.

Rute penerbangan tersebut merupakan jalur yang rutin dilayani Dan-Air, yakni melalui wilayah barat Prancis dan melintasi Pegunungan Pirenia sebelum memasuki Spanyol.

Didirikan pada 1953, Dan-Air saat itu dikenal sebagai salah satu maskapai charter terbesar di Inggris dan mengoperasikan armada Comet untuk melayani penerbangan wisata dari berbagai kota seperti Manchester, Gatwick, Glasgow, Teesside, dan Berlin.

Perusahaan perjalanan Clarkson bahkan menjalin kontrak jangka panjang dengan Dan-Air untuk mengoperasikan tiga pesawat Comet dalam melayani paket wisata ke Eropa.

Penyelidikan kemudian menyimpulkan kecelakaan terjadi akibat kesalahan navigasi (controlled flight into terrain/CFIT). Pesawat dalam kondisi layak terbang, namun turun terlalu cepat dan menabrak pegunungan sebelum mencapai Bandara Barcelona.

Tragedi Dan-Air Flight 1903 menjadi salah satu kecelakaan paling mematikan yang melibatkan pesawat de Havilland Comet dan mendorong penyempurnaan prosedur navigasi serta komunikasi lalu lintas udara di kawasan pegunungan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya