Apa yang ada dibenak ibu ini sampai tega menonjok sang bayinya? Alasannya, wanita berusia 29 tahun asal North Ward itu tak tahan melihat sang buah hati terus menangis. Patutkah?
Dilansir dari News.com.au yang dimuat Liputan6.com, Senin (20/1/2014), bayi perempuan korban kekerasn ibunya itu kini berada di rumah sakit. Beruntung kondisinya stabil, dan tinggal memulihkan cedera pada wajahnya saja. Sementara si ibu kini bermalam di Hotel Prodeo. Ia langsung digelandang ke kantor polisi, setelah dilaporkan pengguna jalan.
Dia akan muncul di Pengadilan Tinggi Townsville hari ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas tuduhan penyerangan yang membahayakan nyawa orang lain.
Terungkapnya peristiwa tersebut berawal dari kesaksian para penggunan jalan, yang melihat wanita itu mengarahkan tinjunya ke dalam kereta bayi di jalan setapak sepi. Lalu saksi itu pun menelepon layanan darurat.
"Saksi melaporkan wanita itu mulai meninju bayinya karena menangis terus. Usia bayi diyakini berusia sekitar 5 bulan," demikian tertulis di media itu.
Tak berapa lama kemudian, pada hari Sabtu sekitar pukul 13.00 sore waktu setempat, polisi dan paramedis datang ke Eyre St, North Ward. Mereka menggelandang si ibu dan mengamankan bayinya ke rumah sakit.
"Bayi itu mengalami memar dan bisa saja memiliki cedera lain yang belum diketahui," ujar salah seorang juru bicara Polisi Queensland.
Unit Investigasi Perlindungan Anak Townsville, Detektif Senior Sersan Dave Miles menyatakan akan segera melakukan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Menurutnya, si ibu diduga telah minum alkohol, sehingga menyebabkan tindakan yang di luar kendali. Selain itu, sambung Dave, sanksinya bisa saja dijatuhkan lebih berat karena usia korban yang merupakan bayinya sendiri masih terlampau muda dan rentan.
"Anak itu mengalami beberapa luka pada wajah. Mengingat usia anak itu, maka perlu perhatian khusus," jelasnya.
Dave mengungkapkan, serangan terhadap anak-anak memang kerap terjadi di Townsville. "Kami menyelidiki dugaan serangan terhadap anak-anak setiap hari, apakah itu terhadap bayi atau anak-anak atau bahkan anak-anak remaja. Kami mendapatkan bukti penuh," ucao Dave.
"Tidak ada dalam hukum untuk memberikan sanksi penyerangan fisik untuk bayi. Itu akan menjadi kebijaksanaan pengadilan," jelas Dave.
Untuk itu, Dave mengimbau kepada siapa saja yang menyaksikan serangan anak agar melaporkannya ke pihak berwajib.
"Jika Anda melihat sesuatu yang berbau tindak kekerasan terhadap anak, segera hubungi pihak berwajib di 000. Untuk masalah lain dalam kaitannya dengan keselamatan anak atau perlindungan anak, hubungi polisi setempat . " Siapapun dengan informasi itu harus menelepon pihak berwajib di nomor 1800 333 000," tukas Dave. (Tnt/Sss)
Lihat juga:
Dilansir dari News.com.au yang dimuat Liputan6.com, Senin (20/1/2014), bayi perempuan korban kekerasn ibunya itu kini berada di rumah sakit. Beruntung kondisinya stabil, dan tinggal memulihkan cedera pada wajahnya saja. Sementara si ibu kini bermalam di Hotel Prodeo. Ia langsung digelandang ke kantor polisi, setelah dilaporkan pengguna jalan.
Dia akan muncul di Pengadilan Tinggi Townsville hari ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas tuduhan penyerangan yang membahayakan nyawa orang lain.
Terungkapnya peristiwa tersebut berawal dari kesaksian para penggunan jalan, yang melihat wanita itu mengarahkan tinjunya ke dalam kereta bayi di jalan setapak sepi. Lalu saksi itu pun menelepon layanan darurat.
"Saksi melaporkan wanita itu mulai meninju bayinya karena menangis terus. Usia bayi diyakini berusia sekitar 5 bulan," demikian tertulis di media itu.
Tak berapa lama kemudian, pada hari Sabtu sekitar pukul 13.00 sore waktu setempat, polisi dan paramedis datang ke Eyre St, North Ward. Mereka menggelandang si ibu dan mengamankan bayinya ke rumah sakit.
"Bayi itu mengalami memar dan bisa saja memiliki cedera lain yang belum diketahui," ujar salah seorang juru bicara Polisi Queensland.
Unit Investigasi Perlindungan Anak Townsville, Detektif Senior Sersan Dave Miles menyatakan akan segera melakukan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Menurutnya, si ibu diduga telah minum alkohol, sehingga menyebabkan tindakan yang di luar kendali. Selain itu, sambung Dave, sanksinya bisa saja dijatuhkan lebih berat karena usia korban yang merupakan bayinya sendiri masih terlampau muda dan rentan.
"Anak itu mengalami beberapa luka pada wajah. Mengingat usia anak itu, maka perlu perhatian khusus," jelasnya.
Dave mengungkapkan, serangan terhadap anak-anak memang kerap terjadi di Townsville. "Kami menyelidiki dugaan serangan terhadap anak-anak setiap hari, apakah itu terhadap bayi atau anak-anak atau bahkan anak-anak remaja. Kami mendapatkan bukti penuh," ucao Dave.
"Tidak ada dalam hukum untuk memberikan sanksi penyerangan fisik untuk bayi. Itu akan menjadi kebijaksanaan pengadilan," jelas Dave.
Untuk itu, Dave mengimbau kepada siapa saja yang menyaksikan serangan anak agar melaporkannya ke pihak berwajib.
"Jika Anda melihat sesuatu yang berbau tindak kekerasan terhadap anak, segera hubungi pihak berwajib di 000. Untuk masalah lain dalam kaitannya dengan keselamatan anak atau perlindungan anak, hubungi polisi setempat . " Siapapun dengan informasi itu harus menelepon pihak berwajib di nomor 1800 333 000," tukas Dave. (Tnt/Sss)
Lihat juga:
[VIDEO] Aksi Kekerasan di Penjara Pedrinhas Brasil, 3 Napi TewasKepala BNP2TKI: Penuh Luka, TKI Erwiana Pulang Pakai Pampers[VIDEO] Penjara Unik dengan Fasilitas Bintang Lima
Advertisement