Liputan6.com, Jakarta - Joshua Kimmich mengakui Jerman memang pantas menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026). Meski begitu, hasil tersebut tidak menghalangi langkah Die Mannschaft menuju babak gugur.
Jerman sempat membuka keunggulan cepat melalui Leroy Sane pada menit kedua. Namun, Ekuador berhasil membalikkan keadaan lewat gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.
Advertisement
Kekalahan itu membuat Jerman tetap finis sebagai juara Grup E dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Die Mannschaft unggul selisih gol atas Pantai Gading yang juga mengumpulkan enam angka.
Sementara itu, kemenangan atas Jerman mengantarkan Ekuador mengakhiri fase grup di peringkat ketiga dengan empat poin. Tim asal Amerika Selatan tersebut berhak melaju ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Jerman Kehilangan Kendali Permainan
Kimmich menilai Jerman sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Akan tetapi, terlalu sering kehilangan bola membuat Ekuador mampu berkembang dan semakin percaya diri.
Menurut kapten Die Mannschaft itu, performa timnya justru menurun setelah gol pembuka. Situasi tersebut dimanfaatkan Ekuador untuk mengambil alih momentum pertandingan.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian kami terlalu sering kehilangan bola. Kami membiarkan mereka masuk ke dalam permainan dan memberi mereka kepercayaan diri," ujar Kimmich.
"Pada babak kedua, kami memang pantas kalah. Kami benar-benar ingin memenangkan pertandingan ini," tegas Kimmich.
Kimmich Minta Jerman Kurangi Kesalahan Sendiri
Kimmich menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi Jerman sebelum memasuki babak gugur. Salah satunya adalah mengurangi kebiasaan kehilangan penguasaan bola yang berujung memberi keuntungan kepada lawan.
Ia juga menyoroti lini pertahanan yang masih terlalu mudah kebobolan. Menurutnya, masalah tersebut tidak boleh terus berulang jika Jerman ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini.
"Tetapi kami tidak bisa terus kebobolan satu atau dua gol setiap kali bermain," kata Kimmich.
"Kami juga harus mengurangi jumlah kehilangan bola yang kami lakukan," tutup Kimmich.