Liputan6.com, Jakarta - Sebuah mobil listrik BYD Sealion 7 terlibat kecelakaan hebat dengan truk boks engkel di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 70 A, tepatnya di sekitar Kampung Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026). Akibat insiden tersebut truk boks terguling dan dua orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Berdasarkan data dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Tol BORR dan Bocimi, mobil listrik bernomor polisi D 20 KV tersebut dikemudikan oleh Sumarna (34), seorang wiraswasta asal Cimahi Utara.
Advertisement
Sementara itu, truk boks bernopol F 1296 FBY dikemudikan oleh Cece Sutako (43), warga Kabupaten Cianjur.
Kedua pengemudi yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kepala Induk PJR Tol BORR dan Bocimi, Kompol Suwito, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju searah dari arah Jakarta menuju Sukabumi.
"Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan BYD berjalan di lajur dua. Sementara pengemudi truk boks hendak menyalip kendaraan minibus yang identitasnya belum diketahui di depannya," ujar Kompol Suwito, Kamis.
Menurut Suwito, saat proses menyalip berlangsung, truk boks berpindah ke lajur satu. Namun, dalam kondisi tersebut, mobil BYD yang berada di belakang diduga tidak sempat menghindar hingga menabrak bagian belakang samping kanan truk boks dengan keras.
"Akibat benturan tersebut, truk boks kehilangan kendali, oleng, lalu terbalik miring dengan posisi roda kiri berada di atas dan melintang di antara lajur satu dan lajur dua," jelasnya.
Evakuasi Kendaraan
Sementara itu, kendaraan listrik BYD mengalami kerusakan parah di bagian depan dan berhenti dalam posisi normal di lajur satu dengan arah serong ke selatan. Kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Setelah menerima laporan dari Sentral Komunikasi (Senkom) Bocimi, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan, mendata identitas korban, serta mengevakuasi kendaraan yang melintang agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal setelah diamankan oleh petugas. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.