Marak Hoaks Bantuan Catut Nama Menteri, Mulai Keuangan hingga Pertanian

Berbagai hoaks bantuan mencatut nama menteri, kabar bohong tersebut pun menggunakan teknologi deep fake dan AI untuk menjebak korbannya,

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 24 Juni 2026, 19:00 WIB
Hoaks dengan klaim program bantuan dana pensiun hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Liputan6.com, Jakarta - Penipuan lewat hoaks pembagian bantuan marak terjadi di Indonesia,  pelaku seringkali mencatut nama menteri. Modus operandi ini pun kian canggih, dengan memanfaatkan teknologi digital seperti deep fake dan kecerdasan buatan (AI) untuk meyakinkan korban.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  menjadi target utama pencatutan nama dalam berbagai skema hoaks, mulai dari dana hibah hingga bantuan usaha.

Berbagai hoaks bantuan yang mencatut para menteri ini kerap disebarkan melalui media sosial dan aplikasi percakapan untuk mengelabui masyarakat, Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks tersebut, simak daftarnya.

 

Video Purbaya Umumkan Program Bantuan Dana Pensiun

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa umumkan program bantuan dana pensiun. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Mei 2026.

Klaim video Purbaya umumkan program bantuan dana pensiun menampilkan Purbaya sedang berbicara, berikut transkripnya.

"Program bantuan dana pensiun resmi dibuka ini kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia daftar segera dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan."

Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.

"PROGRAM BANTUAN DANA PENSIUN 2026 RESMI DIBUKA!!!

Kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia untuk mendapat bantuan dana pensiunan demi menunjang kesejahteraan di masa pensiun.

Segera lakukan pendaftaran dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan"

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"BANTUAN DANA PENSIUNAN 2026

Saatnya menikmati masa pensiun dengan lebih tenang, aman, dan sejahtera. Program Bantuan Dana Pensiunan 2026 hadir sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi para pensiunan Indonesia untuk bangsa dan negara. 🇮🇩

💰 Dukungan dana pensiun

🏥 Akses layanan kesehatan

🛒 Bantuan kebutuhan pokok

🏅 Penghargaan atas jasa dan pengabdian

Program ini dirancang untuk membantu para pensiunan menjalani masa depan yang lebih nyaman, mandiri, dan bahagia bersama keluarga tercinta. Dengan penyaluran yang tepat waktu, aman, dan transparan, kesejahteraan pensiunan menjadi prioritas utama.

🙏 Terima kasih atas pengabdian Anda.

Kini saatnya menikmati masa pensiun yang lebih bermartabat, karena jasa Anda adalah inspirasi bagi Indonesia maju."

Benarkah Klaim video Purbaya umumkan program bantuan dana pensiun? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Video Mendikdasmen Abdul Mu'ti Umumkan Program Bantuan Dana Pensiun

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video program bantuan dana pensiun dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Tiktok. Akun itu mempostingnya pada 15 Mei 2026.

Dalam unggahannya terdapat video Abdul Mu'ti dengan narasi sebagai berikut:

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh saya Profesor Abdul Mu'ti Menteri Pendidikan Indonesia. Hari ini menyatakan bahwa dana bantuan untuk pensiunan segera disalurkan. Segera dapatkan dukungan dana dan fasilitas khusus untuk meningkatkan kesejahteraan di masa pensiun. Jangan dilewatkan karena kuota sangat terbatas terima kasih."

Postingan itu juga disertai dengan tautan yang mengarah pada nomor WhatsApp tertentu.

Lalu benarkah postingan video program bantuan dana pensiun dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.......

 

Video Mentan Amran Umumkan Bantuan Dana untuk Modal Usaha

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bantuan dana salah satunya untuk modal usaha. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 30 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PROGRAM RESMI DARI KEMENTAN

DENGAN DUKUNGAN DARI SELURUH JAJARAN P'MERINTAH RI

#BANSOS#BANTUANDANA#BANTUANSOSIAL"

Unggahan turut menyertakan video yang berisi pernyataan Amran:

"Salam sejahtera untuk kita semua, terkhusus untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, silakan segera hubungi saya

Jika anda membutuhkan suntikan dana bantuan untuk bayar utang atau untuk modal usaha ataupun biaya sekolah karena saya sedang mengadakan program berbagi rezeki dan berlaku untuk semua orang yang benar benar membutuhkan.

Bantuan ini benar dan tentunya resmi maka jangan lewatkan kesempatan ini sebab kesempatan tidak akan datang dua kali"

Terdapat menu kirim pesan dalam postingan tersebut. 

Lalu benarkah klaim video Mentan Amran mengumumkan bantuan dana untuk modal usaha? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya