JPMorgan Tambah Kepemilikan Saham di Merdeka Gold Resources

Kepemilikan saham JPMorgan di Merdeka Gold Resources (EMAS) melonjak hampir dua kali lipat menjadi 6,10%.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 23 Juni 2026, 11:40 WIB
Kenaikan cadangan bijih emas untuk Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Foto: Merdeka Gold Resources)

Liputan6.com, Jakarta - JPMorgan Chase Bank meningkatkan kepemilikan saham di PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, jumlah saham yang dimiliki JPMorgan bertambah dari 456.546.900 saham atau setara 3,10% menjadi 898.199.300 saham atau sekitar 6,10% dari total hak suara.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Selasa (23/6/2026) peningkatan kepemilikan tersebut terjadi setelah serangkaian transaksi yang dilakukan pada 18 Juni 2026. Salah satu transaksi berupa pembelian sebanyak 906.800 saham dengan harga Rp 7.027 per saham.

Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan purchase of securities in its capacity as principal atau pembelian efek dalam kapasitas sebagai prinsipal.

Pada hari yang sama, JPMorgan juga melakukan penjualan sebanyak 831.400 saham dengan harga Rp 7.080 per saham. Transaksi ini dilakukan dengan tujuan sales of securities in its capacity as principal, yakni penjualan efek dalam kapasitas sebagai prinsipal.

Selain aktivitas jual beli saham, terdapat transaksi dengan jenis "lainnya" berupa DRs issuance atau penerbitan Depositary Receipts sebanyak 441.577.000 saham pada 18 Juni 2026. Transaksi inilah yang menjadi faktor utama meningkatnya jumlah kepemilikan JPMorgan di emiten tambang emas tersebut.

Secara keseluruhan, kepemilikan JPMorgan di PT Merdeka Gold Resources Tbk melonjak hampir dua kali lipat, dari 456,55 juta saham menjadi 898,20 juta saham. Dengan kenaikan tersebut, porsi hak suara yang dimiliki institusi keuangan asal Amerika Serikat itu meningkat dari 3,10% menjadi 6,10%.

Meski terdapat aksi beli dan jual saham pada hari yang sama, perubahan kepemilikan menunjukkan JPMorgan memperbesar eksposurnya terhadap saham Merdeka Gold Resources melalui mekanisme transaksi yang juga melibatkan penerbitan Depositary Receipts (DRs).

Emiten EMAS Temukan 445 Ribu Ons Emas di Kolokoa

Tambang PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Foto: Merdeka Gold Resources)

Sebelumnya, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana atau maiden Mineral Resource Estimate (MRE) untuk Prospek Kolokoa. Prospek Kolokoa itu berlokasi sekitar 500 meter dari area Tambang Emas Pani, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sulawesi.

Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Kolokoa memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton (Mt) dengan kadar 0,33 g/t emas, atau setara dengan 445 ribu ons emas (koz). Penetapan ini menambah inventaris sumber daya mineral emas Tambang Emas Pani secara keseluruhan dari 7,0 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons emas (Moz), atau naik sekitar 6 persen, yang sekaligus memperkuat skala dan potensi pertumbuhan EMAS ke depan.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin menuturkan, estimasi sumber daya mineral perdana Kolokoa menunjukkan kapabilitas perseroan untuk mengonversi keberhasilan eksplorasi menjadi sumber daya mineral dalam waktu yang relatif cepat.

"Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas. Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun,” kata dia dikutip dari keterangan resmi, Senin, (8/6/2026).

Dengan lokasi yang dekat dengan operasi Tambang Emas Pani, Kolokoa berpotensi memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada dan memberikan sinergi operasional. Deposit ini juga memberi fleksibilitas tambahan dalam perencanaan tambang dan optimalisasi kadar bijih, sehingga dapat mendukung jalur pengembangan yang lebih efisien dan berpotensi meningkatkan keekonomian proyek.

Program Utama

Tambang PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Foto: Merdeka Gold Resources)

Program utama penetapan sumber daya Kolokoa diselesaikan dalam periode sekitar enam bulan, antara November 2025 hingga April 2026. Program tersebut mencakup 54 lubang bor diamond drilling sepanjang 11.701,6 meter, yang dirancang untuk memahami bentuk, kontinuitas, dan distribusi kadar mineralisasi emas di Kolokoa, sekaligus memberikan tingkat keyakinan geologi yang memadai untuk mendukung estimasi sumber daya mineral perdana.

Pengujian metalurgi awal melalui metode bottle-roll menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi untuk material oksida, yakni 87 persen hingga 94 persen. Sementara itu, material transisi mencatat tingkat perolehan 81 persen hingga 92 persen, yang mendukung kesesuaian Kolokoa dengan operasi Tambang Emas Pani saat ini.

Sumber daya mineral Kolokoa dinilai masih terbuka untuk pengembangan lebih lanjut, dengan mineralisasi emas yang masih terbuka ke berbagai arah, termasuk ke utara, selatan, dan ke lapisan yang lebih dalam.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya