Liputan6.com, Jakarta - Selandia Baru dan Mesir akan saling berhadapan di BC Place, Senin (22/6/2026) pukul 08.00 WIB, dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 yang krusial. Kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih poin maksimal demi memperkuat harapan kualifikasi mereka di turnamen ini.
Pertemuan ini menjadi sangat penting karena kedua negara masih sama-sama memburu kemenangan perdana mereka di panggung global Piala Dunia.
Advertisement
Baik Selandia Baru maupun Mesir sama-sama merasakan frustrasi di pertandingan pembuka. Keduanya sempat unggul namun gagal mempertahankan keunggulan tersebut, sehingga harus puas dengan hasil imbang.
Bagi Selandia Baru, hasil imbang di laga sebelumnya memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi empat pertandingan Piala Dunia terakhir, meskipun semua berakhir seri, termasuk di turnamen 2010 dan 2026.
Performa Selandia Baru dan Ketajaman Elijah Just
Penampilan Selandia Baru dalam pertandingan pertama mereka setelah 16 tahun absen dari panggung global dianggap patut dipuji. Meskipun belum meraih kemenangan, 'All Whites' menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang signifikan.
Sebelum laga melawan Iran, hanya satu pemain di skuad Selandia Baru yang telah mencetak dua digit gol internasional. Namun, Elijah Just berhasil mengubah statistik tersebut dengan mencetak gol di menit ketujuh pertandingan pembuka, yang sekaligus menjadi gol ke-10 untuk tim nasionalnya. Just kemudian kembali mengembalikan keunggulan Selandia Baru pada menit ke-54, setelah Iran sempat menyamakan kedudukan di setengah jam pertandingan. Sayangnya, Mohammad Mohebi menyamakan kedudukan untuk Iran 10 menit kemudian.
Striker Nottingham Forest, Chris Wood, yang berusia 34 tahun, telah mengoleksi 45 gol internasional. Meskipun tidak menambah pundi-pundi golnya saat melawan Iran, ia memberikan dua assist, menunjukkan kemampuannya dalam memengaruhi permainan di luar urusan mencetak gol.
Dengan dua gol Just, kini ada tiga pemain Selandia Baru yang telah mencapai setidaknya 10 gol untuk tim nasional, sementara striker Port Vale, Ben Waine, hanya membutuhkan satu gol lagi untuk bergabung dengan Wood, Just (11 gol), dan Kosta Barbarouses dalam daftar tersebut. Pelatih Darren Bazeley tidak memiliki kekhawatiran kebugaran baru menjelang pertandingan kedua Grup G, setelah Matthew Garbett digantikan Logan Rogerson pada 15 Juni karena cedera hamstring.