Kylian Mbappe Targetkan Juara Piala Dunia 2026 Demi Satu Sosok Ini

Kylian Mbappe menargetkan juara Piala Dunia 2026 sebagai kado perpisahan Didier Deschamps, sekaligus menepis isu kepindahan ke Italia.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 13 Juni 2026, 00:35 WIB
Pemain Prancis, Kylian Mbappe (kiri) di samping pelatih Didier Deschamps saat berlatih jelang laga Grup D melawan Belanda di Home Deluxe Arena Stadium, Paderborn, Jerman, Rabu (19/06/2024) waktu setempat. Mbappe terlihat menggunakan perban hidung setelah mengalami cedera patah tulang hidung pada laga Grup D Prancis melawan Austria Selasa (18/06/2024) WIB lalu. (AP Photo/Hassan Ammar)

Liputan6.com, Jakarta - Didier Deschamps dipastikan akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026. Turnamen di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada itu akan menjadi panggung terakhir bagi era panjang sang pelatih.

Kabar tersebut membuat atmosfer di skuad Les Bleus semakin emosional menjelang turnamen besar tersebut. Fokus tim kini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga perpisahan dengan sosok yang telah membangun fondasi juara.

Kylian Mbappe sebagai kapten tim tidak menutupi ambisinya untuk menutup era tersebut dengan cara terbaik. Ia ingin membawa Prancis meraih gelar juara sebagai bentuk penghormatan tertinggi.

Di tengah situasi itu, masa depan Deschamps setelah 2026 juga mulai menjadi bahan spekulasi panas di Eropa. Salah satu isu yang mencuat adalah kemungkinan dirinya melatih tim nasional lain.


Panggung Terakhir Sang Pelatih: Mbappe Ingin Persembahkan Gelar Dunia

Penyerang Prancis, Ousmane Dembele (kanan) dan Kylian Mbappe ambil bagian dalam sesi latihan di Stadion Jassim-bin-Hamad di Doha, 12 Desember 2022. Prancis akan bermain melawan Maroko dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB. (AFP/Franck Fife)

Mbappe menegaskan bahwa cara terbaik untuk menghormati Deschamps adalah dengan memenangkan turnamen terbesar sepak bola dunia. Ia ingin memastikan sang pelatih pergi dengan kepala tegak setelah perjalanan panjangnya bersama Prancis.

Kapten Les Bleus itu juga menekankan pentingnya momen Piala Dunia 2026 sebagai penutup era emas. Menurutnya, tim memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan akhir yang sempurna.

Mbappe bahkan mengakui bahwa dirinya ikut terlibat dalam mendorong mentalitas tersebut di ruang ganti. Ia ingin semua pemain memiliki tujuan yang sama untuk mengantar Deschamps pergi sebagai juara dunia.

"Cara terbaik untuk menghormatinya adalah dengan menang karena ia suka menang. Kami akan memastikan ia mendapatkan yang terbaik dari Piala Dunia baru-baru ini. Mudah-mudahan, ini akan menjadi yang terakhir baginya karena saya harap ia tidak bermain untuk tim lain," ucapnya pada M6, via Goal.


Drama Masa Depan Deschamps: Italia Jadi Kekhawatiran Mbappe

6. Didier Deschamps – Pelatih Timnas Prancis ini telah mengukir catatan pribadi yang mengesankan. Dia adalah salah satu sosok yang berhasil menjadi juara Piala Dunia baik sebagai pemain dan pelatih. (AFP/Franck Fife)

Meski akan meninggalkan Timnas Prancis, Deschamps belum membuka secara jelas rencana karier berikutnya. Namun, sejumlah rumor mengaitkannya dengan beberapa proyek besar di level internasional maupun klub.

Salah satu isu yang paling santer adalah kemungkinan Deschamps menangani Timnas Italia. Koneksi masa lalunya dengan Serie A membuat spekulasi tersebut semakin kuat di media Eropa.

Mbappe secara terbuka mengaku tidak nyaman dengan rumor tersebut dan berusaha mencegah skenario itu terjadi. Ia bahkan mengakui terus memberikan tekanan terkait masa depan sang pelatih.

Ketika ditanya tentang isu Italia, Mbappe tidak menahan pendapatnya dan berkata, "Mereka bilang Italia, itu akan mengerikan," ujar kapten Prancis itu.

(Goal)


Klasemen Grup I Piala Dunia 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya