Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Akbar Himawan Buchari, menilai berbagai program strategis pemerintah telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.
Menurut Akbar, program prioritas seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, hingga Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya mendorong aktivitas ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang lahirnya pengusaha-pengusaha baru.
Advertisement
"Dalam tiga tahun terakhir, Hipmi telah berjuang keras melakukan transformasi di tengah tantangan ekonomi global. Kami telah berhasil melakukan digitalisasi keanggotaan, memperluas akses permodalan, dan memperkuat inkubasi bisnis bagi anggota baru di daerah-daerah," ujar Akbar dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Hipmi di Bandarlampung, dikutip dari Antara, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa Hipmi tidak hanya berperan sebagai organisasi pencetak pengusaha baru. Lebih dari itu, Hipmi juga berupaya membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan agar pelaku UMKM dapat berkembang dan naik kelas.
Menurut Akbar, mayoritas anggota Hipmi yang tersebar di seluruh Indonesia berasal dari kalangan UMKM dan pengusaha menengah. Karena itu, penguatan sektor tersebut menjadi salah satu fokus utama organisasi.
"Untuk itu Hipmi berkomitmen untuk memperkuat peran UMKM di seluruh Indonesia, karena mayoritas anggota Hipmi yang ada di seluruh Indonesia berlatar belakang UMKM, utamanya pengusaha kelas menengah," katanya.
UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Akbar menegaskan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini menjadi penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) sekaligus penyerap tenaga kerja terbesar di Tanah Air.
"Kita tahu bersama bahwa UMKM menjadi backbone pertumbuhan ekonomi nasional. Lebih dari 60 persen dari PDB kita disumbangkan oleh UMKM, dan juga lebih dari 93 persen tenaga kerja kita diserap oleh sektor UMKM," ujar dia.
Karena itu, Hipmi mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai mampu memperkuat peran UMKM di daerah dan menciptakan peluang usaha baru.
Menurut Akbar, program-program strategis yang dijalankan pemerintah telah membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai ekonomi nasional.
"Kami mengapresiasi program-program strategis pemerintah yang mampu menumbuhkembangkan UMKM di daerah, serta melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang ada di daerah," katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha terus diperkuat agar UMKM dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.