Inggris Punya Banyak Senjata, Tak Bergantung pada Harry Kane

Harry Kane menepis anggapan Inggris terlalu bergantung kepadanya menjelang Piala Dunia 2026. Sang striker menyebut itu sebagai tanggung jawab seorang penyerang.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 10 Juni 2026, 09:00 WIB
Pemain Inggris, Harry Kane merayakan golnya ke gawang Finlandia saat laga UEFA Nations League 2024 di Satdion Wembley, London, Rabu (11/09/2024) WIB. (AP Photo/Frank Augstein)

Liputan6.com, Jakarta - Harry Kane menegaskan dirinya tidak sependapat dengan anggapan bahwa Timnas Inggris terlalu bergantung kepadanya menjelang Piala Dunia 2026. Kapten The Three Lions itu menilai peran sebagai sumber gol utama memang merupakan tanggung jawab seorang penyerang.

Inggris akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada 17 Juni. Pasukan Thomas Tuchel bertekad mengakhiri penantian panjang selama 60 tahun untuk kembali mengangkat trofi juara dunia.

Kane datang ke turnamen dalam performa impresif setelah mencetak 61 gol bersama Bayern Munchen musim ini. Ia juga mengoleksi 11 gol dari 11 pertandingan terakhir bersama tim nasional Inggris.

Penyerang berusia 32 tahun tersebut terus menunjukkan ketajamannya di level internasional. Golnya ke gawang Selandia Baru pada laga pemanasan membuatnya kini sudah mencetak gol ke gawang 35 negara berbeda.


Harry Kane Tidak Masalah Menjadi Andalan Inggris

Harry Kane (Inggris) menyapa para suporter di akhir laga kualifikasi Piala Dunia Grup K melawan Serbia di Rajko Mitic Stadium, Beograd, Serbia, 9 September 2025. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Performa tajam Kane membuat sebagian pihak menilai Inggris terlalu bergantung pada kontribusi gol sang striker. Namun, pemain Bayern Munchen itu memandang situasi tersebut sebagai hal yang wajar dalam sepak bola modern.

Menurut Kane, setiap tim besar biasanya memiliki sosok pencetak gol utama yang menjadi tumpuan di lini depan. Karena itu, ia tidak melihat adanya masalah dengan ekspektasi yang diberikan kepadanya.

"Setiap tim yang memiliki penyerang top pasti akan bergantung pada mereka." ujar Kane kepada ITV Sport.

"Erling Haaland bersama Norwegia, Kylian Mbappe bersama Prancis, ketika Anda memiliki pencetak gol utama di tim, maka Anda memang diharapkan mencetak gol," kata Kane.


Inggris Punya Banyak Sumber Kekuatan

(Dari kiri ke kanan) Bek Inggris #02 Kyle Walker, kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 Ezri Konsa, bek Inggris #12 Dan Burn, gelandang Inggris #17 Curtis Jones, gelandang Inggris #10 Jude Bellingham, dan penyerang Inggris #11 Marcus Rashford, (dari kiri ke kanan) gelandang Inggris #04 Declan Rice, penyerang Inggris #09 Harry Kane, bek Inggris #23 Myles Lewis-Skelly, dan gelandang Inggris #07 Phil Foden, berpose untuk foto bersama sebelum kick-off pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup K antara Inggris dan Albania, di stadion Wembley di London, Sabtu dini hari WIB (22-3-2025). (Glyn KIRK/AFP)

Meski menjadi mesin gol utama, Kane menegaskan Inggris tidak hanya mengandalkan dirinya untuk meraih kemenangan. Ia menilai skuad The Three Lions memiliki banyak pemain yang mampu memberikan kontribusi besar.

Kane juga menyoroti pengalaman para pemain Inggris yang baru saja menjalani musim sukses bersama klub masing-masing. Faktor tersebut diyakini akan menjadi modal penting menghadapi persaingan di Piala Dunia.

"Itu bukan hal yang buruk. Kami memiliki gol dari area lain dalam tim, kami juga memiliki banyak pemenang di dalam skuad, dan sebagian besar pemain menjalani musim yang sukses dengan meraih trofi, itu faktor yang penting," ujar Kane.

"Orang-orang mungkin mengatakan tim bergantung kepada saya, tetapi itu adalah tanggung jawab yang sudah saya emban sepanjang karier saya," tegas Kane.

Sumber: FotMob

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya