PT Liga Indonesia (LI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 8 Januari 2014. Menurut CEO PT LI, Joko Driyono, agenda utama rapat adalah laporan pertanggungjawaban PT LI dari hasil kompetisi musim lalu. "Tapi, ada juga beberapa agenda lain yang akan dibahas," kata Joko, seperti dilansir Goal.com, Rabu (25/12/2013).
Agenda lain yang akan dibahas di antaranya, terkait dana kontribusi komersial yang akan didapatkan klub-klub Indonesia Super League (ISL) pada musim depan. Pada kompetisi ISL 2012/13, 18 klub yang ikut masing-masing akan mendapatkan dana kontribusi komersial sebesar Rp 3 miliar.
"Bisa saja dengan berubahnya peserta menjadi 22 klub, dana itu bisa berkurang atau tetap. Atau mungkin menjadi lebih banyak, karena ada sponsor yang lebih banyak misalnya. Nanti semuanya akan dibahas termasuk program dan anggaran musim depan," kata Joko.
Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI itu memaparkan menjelang RUPS, PT LI akan lebih dulu melakukan pertemuan dengan PSSI. Salah satu agenda dari pertemuan itu adalah menindaklanjuti FIFA Performance Program.
Agenda lain yang akan dibahas di antaranya, terkait dana kontribusi komersial yang akan didapatkan klub-klub Indonesia Super League (ISL) pada musim depan. Pada kompetisi ISL 2012/13, 18 klub yang ikut masing-masing akan mendapatkan dana kontribusi komersial sebesar Rp 3 miliar.
"Bisa saja dengan berubahnya peserta menjadi 22 klub, dana itu bisa berkurang atau tetap. Atau mungkin menjadi lebih banyak, karena ada sponsor yang lebih banyak misalnya. Nanti semuanya akan dibahas termasuk program dan anggaran musim depan," kata Joko.
Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI itu memaparkan menjelang RUPS, PT LI akan lebih dulu melakukan pertemuan dengan PSSI. Salah satu agenda dari pertemuan itu adalah menindaklanjuti FIFA Performance Program.