Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 2026

Neymar masih menjalani pemulihan cedera betis jelang Piala Dunia 2026

oleh Asad ArifinDiterbitkan 09 Juni 2026, 17:52 WIB
Penyerang Brasil, Neymar memegang pergelangan kakinya setelah cedera saat melawan Serbia pada matchday 1 Grup G Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail Iconic, Jumat (25/11/2022) dini hari WIB. Dilansir dari Mirror, bintang PSG itu dilanggar sebanyak sembilan kali sepanjang laga dan membuatnya tumbang. (Laurent Gillieron/Keystone via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Brasil terus memantau perkembangan kondisi Neymar menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Cedera betis yang dialami sang bintang menjadi perhatian besar karena turnamen akan segera bergulir.

Neymar tetap masuk dalam skuad pilihan Carlo Ancelotti meski belum berada dalam kondisi terbaiknya. Pemanggilan tersebut menunjukkan kepercayaan besar tim pelatih terhadap peran penting pemain berusia 34 tahun itu.

Piala Dunia 2026 diyakini menjadi kesempatan terakhir Neymar untuk mengejar trofi paling bergengsi di level internasional. Karena itu, proses pemulihannya menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan di Brasil.

Kabar baiknya, cedera yang dialami Neymar tidak diperkirakan membuatnya absen sepanjang turnamen. Brasil masih optimistis sang pemain bisa memberikan kontribusi pada fase grup hingga babak gugur.


Pemulihan Neymar Berjalan Sesuai Rencana

Striker Timnas Brasil, Neymar bersiap melakukan eksekusi penalti ke gawang Bolivia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol di Mangueirao Stadium, Belem, Brasil, Sabtu (9/9/2023) pagi WIB. (AP Photo/Bruna Prado)

Neymar mengalami cedera betis saat membela Santos beberapa pekan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai. Cedera tersebut membuatnya harus melewatkan dua pertandingan bersama klubnya.

Akibat masalah tersebut, Neymar juga tidak tampil dalam laga uji coba Brasil melawan Panama dan Mesir. Meski demikian, tim medis menilai proses pemulihannya berjalan sesuai target.

Hasil pemindaian pada 27 Mei menunjukkan Neymar membutuhkan waktu pemulihan hingga tiga pekan. Pemeriksaan MRI lanjutan pada 8 Juni juga mengonfirmasi bahwa kondisinya berkembang sesuai harapan.

Saat ini, Neymar masih menjalani pemantauan harian dari tim dokter Brasil. Ia menunggu izin untuk kembali berlatih penuh bersama rekan-rekannya sebelum turun ke lapangan.


Berpeluang Absen Lawan Maroko, Targetkan Laga Kedua

Pemain Brasil, Neymar, mengontrol bola saat melawan Peru pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu, (13/9/2023). Tim Samba menang dengan skor tipis 1-0. (AP Photo/Martin Mejia)

Dengan kondisi yang ada, Neymar diperkirakan belum siap tampil saat Brasil menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C pada 13 Juni. Tim pelatih tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi pemain andalannya tersebut.

Namun, optimisme tetap tinggi di kubu Selecao. Neymar diyakini memiliki peluang besar untuk kembali bermain saat Brasil menghadapi Haiti enam hari setelah pertandingan pertama.

Brasil juga percaya bahwa Neymar akan siap jika tim berhasil melangkah ke fase gugur. Pengalamannya dinilai masih menjadi aset penting dalam upaya Selecao memburu gelar juara dunia keenam.

Meski begitu, kekhawatiran tetap ada mengingat riwayat cedera Neymar dalam beberapa tahun terakhir. Ia baru saja pulih dari operasi lutut pada Februari dan kini kembali berusaha mengejar kebugaran penuh di tengah sorotan besar publik Brasil.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya